anang-kd-2

Mempunyai keluarga masing – masing bukan jaminan tidak akan ada permasalahan yang muncul. Setidaknya hal itulah yang terjadi pada Anang Hermansyah dan mantan istrinya, Krisdayanti. Meski telah samaa – sama membina rumah tangga dengan orang lain, mereka masih saja terlibat perseteruan. Kali ini bukan karena hak asuh anak melainkan karena harta gono gini.

Beberapa waktu yang lalu, publik diresahkan dengan adanya perang antara Anang dengan suami Krisdayanti saat ini, Raul Lemos di jejaring sosial, Twitter. Meski dinilai beberapa postingan Raul menyinggung dirinya, Anang sepertinya tak mau ambil pusing dan memutuskan untuk tidak memperbesar masalah itu. Namun fans pelantun tempang ‘Separuh Jiwaku Pergi’ itulah yang tak terima karena merasa idolanya dilecehkan.

Dari permasalahan Anang – Raul, muncullah Krisdayanti yang mengungkit – ungkit Ruko (rumah toko) yang kini menjadi tempat tinggal Anang bersama istri barunya, Ashanty dan kedua buah hati hasil pernikahan Anang dengan KD, Aurel dan Azriel. KD mengklaim bahwa ruko berlantai lima itu adalah termasuk harta bersama yang harusnya dibagi dua. Oleh karena itu, KD meminta Anang untuk segera menjualnya dan membagi hasilnya dengannya. KD mengungkapkan jika ruko tersebut harus dijual karena sampai saat ini, penyanyi yang melejit lewat tembang ‘Menghitung Hari’ itu masih ikut membayar iuran tiap bulannya.

anang-ashanty

Menanggapi hal itu, Anang merasa tak habis pikir dan meminta KD untuk menunggu saat yang tepat jika ingin membahasnya. Dalam jumpa pers yang digelar di ruko sengketa tersebut, Anang juga membeberkan jika sebelumnya telah ada kesepakatan antara dirinya dan KD mengenai status  ruko itu.

“Aku bingung, ini kan Ramadhan, kenapa enggak hormati Ramadhan dulu, masih tujuh hari lagi. Kalau ngomong masalah Ruko, apa ya, ini  masalahnya pernah dibahas juga. Saat kami pisah, alangkah bijaksana itu jadi milik anak-anak, kan anak-anak itu belum menikmati rejeki kami” papar Anang seperti dilansir Tabloid Bintang.

“Kami sepakat, KD dengan keluarga baru di sana, aku dan anak-anak di sini. Kami harap pemahamanannya sudah clear, kami membangun keluarga masing-masing. Toh, rumah lama sudah dijual juga” imbuh Anang.

Lantas, benarkah keputusan KD menuntut dijualnya ruko Anang adalah bukti kebangkrutannya?