Scroll to Top

MotoGP 2012: Casey Stoner Komentari Kepindahan Valentino Rossi Ke Yamaha

By Rheza Fadhlillah / Published on Wednesday, 15 Aug 2012

Casey Stoner and Valentino Rossi MotoGP 2012

Komentar pedas dilancarkan Casey Stoner menyusul kepindahan Valentino Rossi kembali ke Yamaha setelah dalam dua musim terakhir gagal tampil gemilang bersama Ducati.

Stoner menyebut Rossi dan mekaniknya, Jeremy Burgess, telah termakan oleh kata-kata mereka sendiri.

Ia menyoroti kritik dari Rossi dan Burgess di akhir musim 2010,  yang menganggap dirinya terlalu banyak mengeluh dan tidak serius menghadapi masalah yang dimiliki Ducati karena tergiur dengan kontrak bernilai tinggi yang ditawarkan Repsol Honda.

Rossi dan Burgess kemudian bersikeras bahwa mereka mampu mengatasi masalah front-end yang dihadapi Desmosedici. Burgess bahkan menyatakan bahwa mereka mampu menyelesaikannya hanya dalam waktu 80 detik.

Namun pada prakteknya, Rossi dan Burgess gagal menjinakan Desmosedici setelah menghabiskan waktu nyaris dua musim.

“Kami mendengar semua tentang bagaimana ia akan membawa Ducati kepada kejayaan dan kami tidak melihat hasilnya”, ujar Stoner. “Mereka termakan kata-kata mereka sendiri sejak awal.”

“Jerry mengatakan bahwa akan membutuhkan waktu 80 detik baginya untuk memperbaiki motor itu dan bahwa itu hanya masalah sederhana dan sekarang mereka telah menjalani dua musim dengan masalah itu tanpa membuat terobosan.”

Stoner menilai Rossi belum berusaha maksimal bersama Ducati meskipun berkali-kali ia mengakui telah berusaha semaksimal mungkin. Ia pun menganggap Rossi hanya bisa menang dengan motor yang benar-benar terbaik.

“Jelas bahwa ia membutuhkan motor yang benar-benar terbaik untuk bisa menang”, lanjut Stoner.

Stoner juga mempertanyakan loyalitas Rossi terhadap Ducati seperti yang pernah ia utarakan sebelumnya.

“Ia (Rossi) mengatakan ia ingin mengakhiri karirnya bersama mereka (Ducati) dan sekarang ia ingin berpindah haluan.”

“Berapa kalipun dia memakan omongannya sendiri bukanlah sebuah hal yang lucu, tetapi orang-orang tetap memaafkannya atas hal itu.”

Rossi yang sukses mengemas 46 kemenangan dan 4 gelar juara dunia bersama Yamaha pada periode 2004-2010 gagal menjinakan keganasan motor Desmosedici. Ia hanya mampu naik podium 2 kali dari 27 kali penampilannya bersama Ducati.

Rossi pun pada akhirnya memutuskan untuk kembali ke tim Yamaha dan bersanding kembali dengan musuh sekaligus rekannya terdahulu, Jorge Lorenzo, di tahun 2013 nanti.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda