Scroll to Top

SMS Termasuk Dokumen Elektronik, Bijaklah Berkirim Pesan

By Ibnu Azis / Published on Thursday, 16 Aug 2012

SMS

Layanan pesan pendek atau SMS, sejatinya masuk ke ranah dokumen elektronik. Dengan demikian Anda semestinya lebih bijaksana dalam berkirim pesan tersebut.

Saiful Dian Effendi pada tahun 2011 silam mengirim SMS yang berisi pesan vulgar ke beberapa nomor di ponselnya.

Salah satu penerima pesan singkat tersebut tidak terima dengan isi SMS Saiful Dian Effendi. Ia kemudian memutuskan melapor ke polisi.

Saiful Dian Effendi di tingkat Pengadilan Negeri Madiun hingga Pengadilan Tinggi Surabaya mendapatkan hukuman percobaan.

Namun Mahkamah Agung memutuskan lain, ia harus rela mendekam 5 bulan di balik jeruji besi.

“Dipikirnya dokumen elektronik itu email dan hal-hal yang muncul di internet. Padahal SMS juga termasuk,” ujar Gatot S. Dewa Broto, Kepala Humas dan Pusat Informasi Kementerian Kominfo, seperti dikutip dari Detik, Kamis (16/08/12).

Kemudian ia melanjutkan, jika dokumen tersebut (SMS) diatur di Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Dengan demikian bagi Anda yang gemar berkirim SMS hendaknya lebih senantiasa waspada dan hati-hati dalam menulis pesan sebelum dikirimkan.

Terlebih kali ini menjelang lebaran, para operator telekomunikasi berlomba-lomba memberika bonus SMS kepada pengguna.

Kasus yang dialami oleh Saiful Dian Effendi bisa dijadikan pelajaran berharga jika SMS bisa dijadikan barang bukti kuat di pengadilan.

Dan penerima SMS memiliki hak untuk ‘mengadukan’ ketidaknyamanan yang ia rasakan bilamana SMS yang dikirimkan dirasa merugikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda