Scroll to Top

Twitter Mulai Terapkan Aturan Untuk Batasi Pengembang Aplikasi

By Ditya / Published on Friday, 17 Aug 2012

Twitter Jakarta

Twitter baru-baru ini mengeluarkan kebijakan yang membatasi gerak pengembang aplikasi. Situs microblogging populer ini akan menerapkan aturan yang ketat bagi pengembang yang menggunakan API (Application Programming Interface) Twitter.

Seperti yang dilansir dari CNET (16/08/2012), sebagian besar pengguna Twitter di Indonesia maupun di dunia nge-tweet menggunakan aplikasi Twitter client seperti TweetDeck, Echofon, TweetCaster atau Socialite for Mac.

Setiap aplikasi Twitter client seperti TweetDeck atau YoruFukurou memerlukan sebuah ‘jalan’ untuk menghubungkan aplikasi dengan server Twitter, nah ‘jalan’ tersebut bernama Twitter API (Application Programming Interface). Twitter API digunakan pengembang untuk membuat aplikasi Twitter client.

Situs yeng menggunakan logo burung berwarna biru ini akan menetapkan aturan yang cukup ketat mengenai penggunaan fasilitas API Twitter pada aplikasi buatannya. Hal ini dinilai akan membatasi ruang gerak para pengembang aplikasi Twitter.

Twitter berencana untuk menetapkan berbagai standar pembatasan yang akan digelar beberapa minggu mendatang yang mencakup jumlah pengguna aplikasi serta metode otentikasi untuk mengakses antarmuka aplikasi Twitter.

Pihak Twitter dikabarkan akan membatasi jumlah pengguna aplikasi minimal 100.000 pengguna, untuk aplikasi yang telah memiliki jumlah pengguna 100.000 orang boleh melanjutkan pengembangan aplikasi dan Twitter akan membantu mereka untuk terus tumbuh.

Sedangkan aplikasi Twitter client yang memiliki jumlah pengguna kurang dari 100.000 maka tidak akan dipertahankan kecuali telah mendapat izin dari Twitter untuk melanjutkan pengembangan.

Pihak Twitter beralasan bahwa persyaratan baru ini dalam rangka untuk meningkatkan kemanan dan juga upaya Twitter untuk memiliki kontrol lebih untuk mengetahui siapa yang menggunakan feed API dan jumla volume yang mengaksesnya.

“Hal ini untuk mencegah penggunaan sembarangan API Twitter dan memperoleh pemahaman tentang apa jenis aplikasi yang mengakses API untuk berkembang serta memenuhi kebutuhan pengembang.”

“Peraturan ini penting untuk memiliki visibilitas ke dalam aktivitas pada API Twitter dan aplikasi yang menggunakan platform,” tulis Twitter di blognya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda