Scroll to Top

GIGI, Pembuka Jalan Revolusi Musik Religi di Indonesia

By Aditya / Published on Monday, 20 Aug 2012

Album Religi

Nasida Ria, Bimbo, maupun Rhoma Irama dan Soneta memang telah diakui sebagai grup musik religi Islami tersukses di Indonesia. Namun, band GIGI mungkin paling pantas disebut sebagai kaum revolusioner yang sukses mendobrak kekakuan yang selama ini melekat pada citra musik religi.

Ya, sebelum GIGI menggarap musik religi, tembang-tembang Islami di Indonesia seolah-olah ”takut” keluar dari pakem dan masih terkungkung dalam kekakuan yang kental. Alhasil, dengan format lama seperti ini, tidak banyak anak-anak muda Indonesia yang tertarik pada lagu-lagu religi.

GIGI Band

Tahun 2004, GIGI yang digawangi Armand Maulana (vokal), Dewa Budjana (gitar), Thomas Ramdhan (bas), dan Gusti Hendy (drum), melemparkan album religi perdananya dengan tajuk Raihlah Kemenangan yang dirilis bertepatan dengan bulan Ramadhan 1425 Hijriah.

Di album itu, grup musik yang telah berdiri sejak 1994 ini menggarap ulang tembang-tembang rohani yang pernah tenar sebelumnya, termasuk lagu “Tuhan” dan “Rindu Rasul” milik Bimbo, serta karya Taufik Ismail yang dinyanyikan Chrisye, “Ketika Tangan dan Kaki Berkata”.

Gebrakan yang dilakukan GIGI ternyata berimbas cemooh dari sang raja dangdut, Rhoma Irama. Pentolan Soneta itu menyebut bahwa GIGI adalah band yang frustasi dan tidak kreatif karena cuma menggarap ulang lagu-lagu religi yang pernah populer sebelumnya.

Namun, sambutan publik justru berkata lain. Raihlah Kemenangan mendapat apresiasi positif. GIGI benar-benar meraih kemenangan karena anak-anak muda ternyata sangat tertarik dengan lagu-lagu remake tersebut.

GIGI, Rock
GIGI Membenamkan Musik Rock di Lagu Religi

Aroma rock yang diusung GIGI sukses mengubah lagu rohani yang kaku menjadi lebih menggairahkan tanpa meninggalkan pesan-pesan kebaikan.

Di bulan Ramadhan tahun berikutnya, album Raihlah Kemenangan dirilis ulang dengan tambahan beberapa lagu gubahan baru. Salah satu lagu andalannya adalah ”Perdamaian” yang dulu dipopulerkan oleh Nasida Ria. Cobalah simak dan rasakan perbedaan lagu tersebut ketika dibesut oleh GIGI.

Sejak itulah, wabah lagu religi melanda jagat musik pribumi. Banyak band yang kemudian mengikuti jejak GIGI dengan membuat album religi di setiap Ramadhan, sebut saja Ungu, Wali, bahkan Radja, Armada, Seventeen, dan masih banyak lagi. GIGI-lah yang berperan sebagai pembuka jalan era baru musik religi di Indonesia.

Koleksi Album Religi GIGI
Koleksi Album Religi GIGI

Hingga saat ini, GIGI tak pernah absen merilis lagu religi di setiap bulan Ramadhan. Lagu-lagu Islami dengan nuansa berbeda garapan GIGI antara lain, ”Pintu Sorga”, ”Pemimpin Budiman”, ”Amnesia”, “25 Nabi”, ”Beribadah Yok”, dan lain-lain. Terakhir, di Ramadhan tahun 2012 ini, GIGI merilis lagu religi berjudul ”Aku dan Aku”.

Konsistensi dan kualitas GIGI di ranah musik religi pun berbuah kepercayaan dari aktor senior Deddy Mizwar. Bersama Ungu, lagu GIGI menjadi musik pengiring dalam sinetron religi garapan Deddy Mizwar dengan judul “Para Pencari Tuhan” yang saat ini telah memasuki jilid atau tahun ke-6.

Seri Lengkap Grup Musik Religi Tersukses di Indonesia:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda