Scroll to Top

Benarkah Arema Indonesia ISL Ditinggal Suharno?

By Agus Prasetyo / Published on Wednesday, 22 Aug 2012

Aremania Pake

Menghadapi musim depan, sepertinya Arema ISL akan ditinggal sang pelatih Suharno. Pasalnya Suharno lebih memilih meninggalkan tim berjuluk Singo Edan itu, ketimbang tetap bertahan hingga masa kontraknya habis akhir Agustus 2012 mendatang.

Direktur Arema ISL Rudi Widodo, mengakui pihak manajemen Arema sebenarnya sudah melakukan negosiasi ulang dengan Suharno. Namun mantan pelatih Persiwa itu memutuskan untuk meninggalkan Arema.

“Manajemen sudah berusaha untuk melakukan negosiasi dengan pelatih, namun saat malam takbiran Pak Harno justru menelepon saya untuk mengucapkan selamat hari raya sekaligus pamitan” ujar Rudi seperti yang dilansir Bola.

Namun demikian, pihaknya tetap memberikan apresiasi terhadap keputusan Suharno apalagi Suharno juga berjasa membawa Arema ISL bisa lepas dari zona degradasi pada musim 2011-2012.

Rudi mengakui bahwa Suharno merupakan salah satu komponen tim yang tak bisa dipisahkan dari keberhasilan Arema lolos dari jerat degradasi musim lalu.

Menyinggung pengganti Suharno pada musim depan (2012-2013), Rudi mengatakan, pasti akan dicarikan pelatih yang lebih baik dari musim sebelumnya.

“Kami optimistis mampu mencari pelatih yang lebih baik lagi agar prestasi Arema musim depan tidak lagi terseok-seok seperti sebelumnya” tandas Rudi.

Pada awal musim kompetisi 2011-2012, Arema ditangani oleh pelatih Wolfgang Pikal. Namun dalam beberapa kali pertandingan Arema selalu menelan kekalahan, sehingga posisinya selalu berada pada juru kunci klasemen.

Setelah empat kali pertandingan, posisi Wolfgang Pikal digantikan asisten pelatihnya Joko Susilo. Lagi-lagi prestasi Arema tetap jeblok hingga putaran pertama berakhir.

Untuk mengangkat prestasi Arema yang sudah terjerat di posisi zona degradasi itu, manajemen Arema merombak komposisi timnya secara besar-besaran bahkan memboyong sembilan pemain eks Arema IPL.

Nama-nama seperti Kurnia Meiga, Muhammad Ridhuan, Dendy Santoso, Sunarto serta Johan Al Farizi diboyong membela Singo Edan.

Meski sudah merombak komposisi timnya secara besar-besaran, prestasi Arema tak juga beranjak dari zona degradasi sehingga manajemen memutuskan untuk mengganti Joko Susilo dan posisinya digantikan oleh Suharno.

Dalam sepuluh pertandingan terakhir sebelum kompetisi berakhir, Suharno benar-benar memberikan peluang bagi Arema untuk tetap bertahta di kompetisi tertinggi di Tanah Air.

Tagged as:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda