Scroll to Top

Andrew Barisic Lebih Pilih Arema IPL Dari Pada Klub Iran!

By Agus Prasetyo / Published on Friday, 24 Aug 2012

Arema IPL - AFC Cup

Rasa cinta Andrew Barisic kepada kota Malang dan Indonesia, sepertinya tidak bisa mengalahkan apapun. Alhasil menurut rencana, Barisic akan kembali bergabung dengan skuat Arema IPL setelah tidak melanjutkan niat mengikat kontrak dengan klub Iran, Sanat Naft.

Striker Australia 26 tahun itu awalnya menjajaki kemungkinan bermain di Iran bersama Sanat Naft.

Namun, sejumlah kendala dialami Barisic ketika akan dan sedang menjalani uji coba bersama klub yang kini menghuni papan bawah liga utama Iran itu.

Meski berangkat dari Australia 31 Juli 2012, Barisic baru mendarat di Teheran 3 Agustus 2012.

Pada saat itu, Sanat Naft baru saja menyudahi masa latihan di Teheran dan kembali ke kota asal mereka Abadan yang terletak sekitar 700 km di barat daya Teheran.

“Saya mengintip peta dan saya tahu lokasinya. Saya tahu sedikit soal Abadan, saya melakukan riset, tapi saya tidak tahu apa yang akan saya hadapi di sana” cerita Barisic.

“Jelas, mereka hanya menonjolkan hal-hal bagus sebagai promosi pariwisata. Hari-hari di sana sangat panas. Saya tidak pernah meninggalkan hotel ketika siang hari. Pada satu hari suhunya mencapai 62 derajat Celcius, sementara saat berlatih malam hari suhunya 45 derajat”

“Saya tampil baik hingga sesi latihan ketiga, tapi cuaca panasnya. Saya pernah bermain di Indonesia dengan lokasi yang lebih panas dari wilayah lain yang pernah saya kunjungi dan saya mampu bertahan, tapi ini berbeda”

“Teheran kota yang baik. Tidak terlalu panas di sana. Tapi Abadan lebih seperti gurun. Mungkin cuma ada satu pasar kecil dan itu saja. Akan sungguh sulit tinggal di sana”

“Hotel yang saya tempati terletak dekat sungai dan di seberang sana Irak. Anda bisa saja berenang ke sana dan berjumpa dengan orang-orang di sana”

“Saya putuskan ini bukan pilihan terbaik saat ini. Saya rasa bukan pilihan yang bagus bergabung dengan mereka dan tinggal di tempat seperti itu”

“Bukan masalah uang. Untuk bisa bermain baik dan berkembang, Anda harus merasa bahagia dalam bermain”

“Pandangan media soal Iran sungguh buruk, tapi saya rasa lingkungannya baik-baik saja. Namun, berada di Abadan saya tak merasa bisa 100 persen aman”

“Kalau pun harus bermain di sana, saya rasa saya bisa bermain bagus. Saya mengobrol dengan para pemain di sana tentang klub-klub Qatar dan negara-negara besar Asia lain yang datang mencari pemain. Sepakbola dapat berubah hanya dalam semalam” ungkap Barisic seperti yang dilansir Goal.

Kini Barisic bersiap kembali ke Malang menjelang pertandingan perempat final Piala AFC menghadapi klub Arab Saudi Al-Ettifaq.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda