Scroll to Top

5 Manfaat Kombinasi Makanan untuk Tubuh Lebih Sehat

By Ilham Choirul / Published on Friday, 24 Aug 2012

kombinasi makanan

Tahukah Anda? Mengombinasikan beberapa jenis makanan ternyata dapat menunjang manfaat tertentu untuk kesehatan tubuh. Para  ahli mengatakan hal ini dengan istilah food combining atau mengombinasi menu makanan. Barangkali terdengar aneh bagi Anda yang baru pertama kali mendengarnya. Tapi, food combining  benar-benar bermanfaat buat Anda yang melakukannya.

Dikutip dari Times of India, berikut ini beberapa manfaat food combining:

  1. Menurunkan berat badan dengan memadukan kacang dan sayuran hijau. Kacang mengandung banyak protein dan zat besi. Sementara sayuran hijau, bisa dipilih seperti bayam atau kecambah yang kaya vitamin C. Tubuh perlu mengeluarkan energi hingga tiga kali lipat untuk melakukan metabolisme protein. Sedangkan sayuran, punya kalori sangat rendah namun tetap mengenyangkan. Sehingga, mengonsumsi paduan menu ini bisa secara bertahap mengurangi berat badan. Zat besi pada kacang juga bisa diserap oleh vitamin C dari sayur yang tidak larut air.
  2. Paduan kunyit dan ikan salmon bisa sebagai terapi anti-inflamasi atau antiperadangan dan bersifat menyembuhkan. Ikan salmon punya karbohidrat rendah tapi kaya protein termasuk asam lemak omega-3. Perpaduan keduanya dapat menjaga sistem saraf dari efek penuaan. Kolesterol jahat akan dilawan dengan kandungan kolesterol HDL pada ikan, sehingga mencegah masalah jantung dan kardiovaskular. Selain itu, memadukan keduanya dipercaya dapat menghambat pertumbuhan tumor dan sel kanker.
  3. Menjaga fungsi organ dalam tubuh dengan tomat dan minyak zaitun. Tomat kaya vitamin C dan antioksidan lycopene. Minyak zaitun punya kandungan antioksidan yang tidak kalah besar jumlahnya. Kala keduanya disatukan maka dapat menurunkan risiko katarak, osteoporosis, kanker, mencegah penuaan, meningkatkan kolesterol baik (HDL),menguatkan fungsi jantung, memurnikan darah, melarutkan batu empedu, meningkatkan fungsi hati dalam mensintesis protein, menormalkan tekanan darah, dan melakukan proses detoksifikasi racun di tubuh.
  4. Mempercepat penyembuhan luka dengan biji-bijian dan bawang. Biji-bijian – seperti jangung, beras merah, barley, dan gandum – memiliki kandungan zat besi dan seng.  Kedua zat ini lebih cepat diproses oleh tubuh dengan perantaraan sulfur pada bawang. Zat besi akan membawa oksigen dari paru-paru ke otot lewat darah. Sementara zinc secara langsung membantu penyembuhan luka. Kalau ingin menjaga kesehatan kulit, biji-bijian bisa dipadukan dengan bahan makanan  yang kaya vitamin C. Seperti wortel, kubis, kacang polong, atau labu.
  5. Manfaat antikanker dan antidiabetes dengan brokoli dan mustard. Brokoli sangat dikenal sebagai makanan yang mampu menekan pertumbuhan sel kanker dan kaya vitamin C. Antioksidan kuat yang ada dalam brokoli yaitu sulforaphane. Antioksidan ini ternyata juga punya sifat antidiabetes. Hanya saja, agar antioksidan ini bisa diserap lebih cepat, perlu dibantu dengan myrosinase yang ada dalam mustard. Selain bermanfaat untuk mengatasi kanker dan diabetes, perpaduan keduanya dapat melawan bakteri merugikan di saluran kemih, sistem ekskretoris, sistem pencernaan, dan usus besar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda