Scroll to Top

Oversharing: Apakah Anda Terlalu Banyak Berbagi di Media Sosial?

By Melissa / Published on Sunday, 26 Aug 2012

Oversharing: Apakah Anda Terlalu Banyak Berbagi di Media Sosial?

Media sosial memang memudahkan kita untuk berbagi konten seperti status, foto dan video. Semua hal yang menarik untuk kita kemungkinan besar juga akan menarik perhatian orang-orang lain.

Namun, tidak selamanya berbagi merupakan hal yang positif. Terlalu banyak berbagi atau oversharing bisa saja membuat orang menganggap kita ‘bawel’, atau lebih parah lagi, dapat mengundang orang untuk menjahati kita karena isi konten tersebut.

Berikut tips yang dikutip dari Mashable untuk menghindari perilaku oversharing ini:

1. Berbagi hanya dengan orang-orang terdekat

Jika Anda ingin berbagi sesuatu, pastikan Anda membaginya dengan orang yang Anda percayai, seperti keluarga dan teman dekat. Jangan berbagi konten yang tidak mungkin Anda bagikan di dunia nyata karena dunia online tidak otomatis membuat keberadaan Anda tidak dikenal siapa pun.

2. Matikan aplikasi yang mencantumkan lokasi Anda

Meski aplikasi dan fitur seperti ini terbilang cukup populer, jangan terlalu sering berbagi keberadaan Anda. Akan sangat berbahaya apabila ada orang yang tahu Anda sedang di luar rumah lalu orang tersebut berniat jahat untuk merampok rumah atau bahkan membuntuti Anda.

3. Selektif dalam memilih fitur berbagi otomatis di jejaring sosial

Banyak aplikasi yang menanamkan fitur berbagi otomatis agar memudahkan Anda untuk berbagi konten di aplikasi lainnya. Tidak semua orang perlu tahu berita apa yang sedang Anda baca di Yahoo atau video apa yang sedang Anda tonton di YouTube. Jika Anda tetap ingin berbagi konten tersebut, pilihlah orang-orang yang tepat untuk berbagi dengan menggunakan fitur List di Facebook, mention di Twitter atau circle di Google+.

4. Perbaharui settings jejaring sosial secara rutin

Gantilah password atau pengaturan notifikasi jejaring sosial setiap 1 – 3 bulan sekali. Terkadang jejaring sosial melakukan update terbaru yang mungkin akan memengaruhi akun Anda. Dengan rutin mengontrol settings, Anda tidak akan bingung apabila terjadi sesuatu dengan akun Anda.

5. Pertimbangkan untuk menggunakan layanan yang dapat memantau reputasi online Anda

Jika Anda khawatir mengenai reputasi Anda di dunia maya, Anda dapat menggunakan layanan seperti Google Alerts untuk mengetahui apakah ada situs yang mencantumkan nama Anda.

Bagaimana pendapat Anda? Apakah Anda sudah cukup waspada dalam berbagi konten?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda