Scroll to Top

Produsen Minyak Terbesar Diserang, 30.000 Workstation Jadi Korban

By Ditya / Published on Monday, 27 Aug 2012

Saudi Aramco

Setelah serangan Gauss, Timur Tengah mendapatkan serangan dari malware atau virus baru bernama Shamoon pada pertengahan bulan Agustus lalu, akibatnya, 30.000 workstation milik produsen munyak terbesar menjadi korban.

Seperti yang dilansir dari ArsTechnica (27/08/2012), Timur Tengah adalah wilayah paling ‘panas’ di dunia ini akibat perang kepentingan dan politik yang rumit melahirkan berbagai macam konflik yang melibatkan negara luar Timur Tengah seperti Amerika Serikat.

Konflik tersebut tak hanya terjadi di dunia nyata, tapi juga terjadi di dunia maya dengan munculnya serangan malware seperti Stuxnet, Flame, Mahdi, Gauss dan sekarang adalah giliran Shamoon beraksi.

Malware Shamoon dikabarkan menyerang produsen minyak terbesar, Saudi Aramco yang menyebabkan 30.000 workstation yang terhubung dalam jaringan terinfeksi oleh malware Shamoon.

Pimpinan industri minyak yang berbasis di Arab Sudi ini telah mengkonfirmasi dengan merilis sebuah pernyataan bahwa sekitar 30.000 komputer workstation mereka telah terinfeksi oleh serangan malware Shamoon yang terjadi pada pertengahan bulan Agustus lalu.

Pihak Saudi Aramco mengatakan bahwa virus atau malware Shamoon tersebut berasal dari sumber eksternal dan saat ini tengah dalam proses penyelidikan untuk mengetahui asal serangan dan tujuan dari malware tersebut.

Saudi Aramco juga menambahkan bahwa saat ini pihaknya sedang bekerja keras untuk membersihkan 30.000 komputer workstation dari pengaruh malware. Mereka juga menambahkan bahwa aktifitas eksplorasi minyak tetap berjalan dan tidak terpengaruh oleh serangan malware karena menggunakan sistem jaringan terpisah.

Saudi Aramco sebenanrnya tidak pernah menyebutkan bahwa malware yang menyerangnya adalah Shamoon, namun waktu terjadinya serangan ke Saudi Aramco bersamaan dengan serangan Shamoon pada pertengahan Agustus.

Peneliti mengatakan bahwa malware Shamoon adalah copycat dari malware Wiper yang dulu sempat diberitakan menyerang kementrian minyak Iran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda