Scroll to Top

Kisruh PSSI Jabar Memanas, Dua Tim Siap Bersaing Menuju PON

By Agus Prasetyo / Published on Thursday, 30 Aug 2012

PSSI KPSI Tony Apriliani

Akibat kisruh dualisme kepengurusan Pengda PSSI Jawa Barat yang semakin memuncak, dua tim sepakbola akan bersaing untuk tampil pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Riau. Hal ini terjadi setelah kedua kubu menyatakan tetap akan mengirimkan tim sepak bola, mewakili Jabar di ajang PON XVIII/2012.

Dunia sepakbola Jabar memang dalam ujian dengan adanya dualisme tersebut. Di satu sisi sebuah kesempatan emas untuk tampil di PON setelah absen pada dua kali PON, namun di sisi lain dihadapkan dengan dualisme tim sepak bola.

Ketua Pengda PSSI Jabar versi KPSI Tony Aprilani dan Pengda PSSI Jabar (caretaker) Bambang Sukowiyono, hingga Selasa (28/8/12) masing-masing mengklaim berhak mengirim tim ke ajang olahraga empat tahunan tingkat nasional itu.

“Kami tetap mempersiapkan tim yang akan diberangkatkan ke PON, secara hukum kami sudah mendapat surat dari KONI Pusat yang memerintahkan KONI Jabar mengindahkan putusan BAORI. Untuk pemberangkatan tim kami akan berkoordinasi dengan KONI Jabar” ungkap Ketua Pengda PSSI Jabar versi KPSI Tony Aprilani di Bandung.

Sementara itu, Pengda PSSI Jabar pimpinan Bambang Sukowiyono juga tetap mempersiapkan tim yang akan dikirim ke Riau yang dijadwalkan akan berangkat pada 2 September 2012.

“Kami tidak terpengaruh, dan akan mengirim tim yang sudah dipersiapkan. Mereka adalah para pemain yang sebagian besar ikut meloloskan tim Jabar ke PON XVIII” tegas Bambang Sukowiyono.

Meski terlihat agak berat, namun Tony Apriliani menyatakan masih membuka peluang untuk menemukan solusi sebelum keberangkatan timnya ke Riau.

Salah satunya melalui test event antara tim PON Pengda PSSI Jabar pimpinannya, dengan tim PON yang disiapkan oleh Pengda PSSI Jabar Bambang Sukowiyono.

“Kami sejak dulu sudah mengusulkan untuk melakukan test event untuk menentukan mana pemain yang bagus dan pantas dibawa ke PON, masih ada waktu sebelum berangkat. Dan tim kami siap berlaga, seperti halnya dalam pembentukan tim Timnas futsal SEA Games 2011 lalu” jelas Tony.

“Kalau perlu test event kedua tim sepak bola dilakukan besok, lusa atau sehari sebelum berangkat ke Riau juga bisa dilakukan. Intinya untuk membuktikan mana pemain yang layak, dan yang jelas kami sudah pegang surat dari KONI Pusat” tambahnya.

Dengan pernyataan Tony, sebenarnya masih terbuka rekonsiliasi untuk tim sepak bola PON XVIII Jabar yang memungkinkan menjadi solusi bagi Kontingen PON XVIII Jabar yang mendambakan prestasi sepak bola di ajang PON.

Tagged as:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda