Scroll to Top

Penyakit yang Mungkin Timbul Setelah Bercerai

By C Novita / Published on Thursday, 30 Aug 2012

penyakit akibat perceraian

Tak hanya membuat sakit hati, perceraian yang terjadi pada 2 orang suami dan istri ternyata dapat memicu timbulnya beberapa penyakit. Apa saja penyakit yang mungkin timbul saat atau setelah proses perceraian? Simak berikut ini;

  • Turunnya sistem kekebalan tubuh. Pada sebuah perceraian, tak bisa disangkal bahwa stres dapat timbul pada kedua belah pihak. Akibatnya, stres tersebut memicu turunnya sistem kekebalan tubuh dan Anda jadi mudah terserang penyakit.
  • Insomnia. Ada banyak kekhawatiran dan pikiran yang menghantui pasangan yang akan bercerai. Akibatnya insomnia bisa saja menyerang, walaupun sifatnya sekunder atau sementara.
  • Sakit jantung. Perceraian dapat meningkatkan resiko penyakit jantung 20%. Namun dalam penelitian yang dilakukan di University of Utah, AS, wanita memiliki prosentase lebih tinggi terkena penyakit jantung.
  • Gangguan sindrom metabolik. Gangguan ini dipicu oleh depresi yang sering dialami oleh beberapa orang yang bercerai. Yaitu berupa naiknya tekanan darah, tingginya gula darah, serta lemak yang berada di daerah perut dan pinggang. Kombinasi inilah yang disebut sindrom metabolik.
  • Melambatkan gerak tubuh. Beberapa orang yang mengalami perceraian mengalami kesulitan melakukan gerak tubuh atau mobilitas, semisal naik tangga, berjalan jauh, atau hal semacam itu. Ini dipicu kecemasan, atau keputus-asaan yang membuat tubuh tak termotivasi melakukan sesuatu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda