Scroll to Top

Undetweetable, Baru Diluncurkan Kini Di Blokir

By Aisyah Indarsari / Published on Friday, 05 Aug 2011

Apakah ada diantara Anda yang ingin tetap bisa melacak tweet Anda yang telah lalu, bahkan yang telah terhapus sekalipun? Itulah yang tadinya ingin ditawarkan Undetweetable.

Seperti jika Anda tanpa sengaja menghapus sebuah file Microsoft Word Anda, Windows memiliki Recycle Bin dimana file yang ingin Anda munculkan kembali bisa di Restore. Begitu juga dengan tweet. Ada kalanya Anda tidak sengaja, atau pada keadaan tertentu Anda harus menghapus tweet tersebut, padahal Anda ingin sekali bisa membukanya kembali.

Undetweetable mengklaim sebagai suatu situs yang mengumpulkan arsip-arsip tweet yang sudah dihapus oleh pengguna Twitter. Akan tetapi seperti yang muncul di halaman websitenya ketika penulis hendak mencoba mengaktifkannya, ternyata ada pengumuman sebagai berikut:

Unfortunately, Undetweetable has been asked to shut down and we can no longer function without Twitter’s support. This project was meant to begin a discussion about privacy and digital identity and, thanks to the overwhelming response from users like yourself, we hope that we have accomplished that goal. For now, you may continue browsing Undetweetable, but we will no longer gather deleted tweets.”

Dan jika Anda memaksa untuk mencoba memasukkan nama akun Twitter Anda, akan muncul window seperti berikut:

Memang jika Anda perhatikan pada mekanisme penggunaan situs ini, dengan kemampuannya mengumpulkan arsip tweet yang sudah dihapus, situs ini bisa saja melanggar privasi seseorang.

Apalagi dalam hal ini Twitter sebagai sumber datanya, akan berada di posisi yang tidak menguntungkan sama sekali jika suatu saat ada yang menuntut tentang data pribadi yang dikeluarkannya.

Walaupun begitu, sempat ada beberapa nama akun yang sudah terdaftar, sehingga kita bisa melihat hasil tweet yang dihapus dari akun tersebut. Undetweetable sengaja memunculkan beberapa contoh tweet akun milik Justin Bieber dan Lady Gaga yang di klaimnya merupakan tweet yang sudah terhapus.

Kembali kepada Anda, perlukah Anda memunculkan kembali tweet yang sudah terhapus? Atau sebaiknya biarkan saja yang terhapus biarlah terhapus.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda