Scroll to Top

Gagal di Bursa Transfer, Bos Liverpool Tulis Surat untuk Fans

By Naqib Najah / Published on Monday, 03 Sep 2012

Liverpool 1-2 Arsenal

Alih-alih mendapat untung di bursa transfer musim panas, Liverpool justru mempersilakan Andy Carrol keluar dari Anfield sementara tak seorang pun striker didatangkan untuk menambah variasi lini depan. Kini, John W. Henry yang berdiri selaku pemilik klub meminta maaf lewat surat terbuka untuk para fans.

Nasib buruk belum jauh-jauh dari Liverpool di awal musim Premier League 2012/2013 ini. Kalah di laga perdana, kemudian sedikit bernapas di laga kedua dengan menahan imbang Manchester City, Liverpool kembali dipaksa menelan ludah di laga ketiganya setelah menyerah dari Arsenal di kandang sendiri.

Rodgers berdalih Liverpool kekurangan stok pemain menjadi faktor kekalahannya. Carrol pergi ke West Ham sementara perburuan Clint Dempsey kalah dari sang rival, Tottenham Hotspur.

Berikut adalah ucapan maaf sekaligus penjelasan sang pemilik atas kondisi timnya saat ini:

“Saya kecewa sama seperti semua orang yang terhubung dengan Liverpool, kami tidak mampu menambah stok lini depan di musim panas ini, tapi itu bukan berarti kurangnya keinginan atau usaha dari mereka terlibat. Mereka bekerja keras di hari terakhir bursa transfer terhadap beberapa target striker dan sayangnya dalam hal ini kami tak mencapai kesepakatan untuk membawa target tersebut.”

“Tapi, dalam sebuah bursa transfer yang berhasil memboyong tiga penyerang muda dan bertalenta seperti Joe Allen, Nuri Sahin dan Fabio Borini termasuk dua potensi masa depan – Samed Yesil dan Oussama Assaidi – sulit disebut sebagai kesalahan karena kami membangun untuk masa depan.”

“Atau tidak seorang pun meremehkan betapa pentignya mempertahankan pemain terbaik kami di bursa transfer ini. Kami sukses mempertahankan Daniel Agger, Martin Skrtel dan Luis Suarez. Kami sangat menghargai keyakinan dan kepercayaan mereka terhadap klub. Dan kami juga sukses menegosiasikan kontrak baru jangka panjang dengan Luis dan Martin.”

“Tak ada yang seharusnya meragukan komitmen kami kepada klub. Di tangan Brendan Rodgers kami memiliki manajer muda bertalenta dan kami menjunjung tinggi keinginannya merombak skuat. Semua ini dalam proses. Butuh waktu bagi Brendan untuk menanamkan filosofinya dalam skuat dan membangun apa yang dia butuhkan dalam jangka panjang.”

“Belanja tidak selalu soal membeli talenta. Ambisi kami bukan untuk memperkuat tim di papan tengah dengan pemain mahal yang hanya akan berkontribusi dalam beberapa tahun. Tujuan kami membangun pemain sendiri menggunakan kemampuan tim pembinaan. Banyak pemikiran dan investasi telah hilang menjadi pengembangan berkelanjutan terhadap pemain muda yang diilhami tradisi klub.”

“Kami akan berinvestasi untuk menang, tapi kami tidak akan menggadaikan masa depan dengan pembelian yang berisiko.”

“Setelah dua tahun di Anfield, kami hampir mendekati sistem yang dibutuhkan. Bursa transfer mungkin tidak sempurna tapi kami tidak hanya melihat untuk 16 pekan ke depan sampai bisa membeli lagi. Kami melihat 16 tahun atau lebih. Ini langkah pertama untuk mengembalikan salah satu klub terbaik dunia kepada status seharusnya.”

“Ini tidak akan mudah, ini tidak akan sempurna, tapi ada sebuah visi yang jelas.”

“Terpenting, kami ingin menang. Ambisi itu menggiring kami kepada setiap keputusan. Inilah cara Liverpool. Kami bisa dan akan menghasilkan keuntungan untuk meraih tujuan itu. Akan ada kemunduran dari waktu ke waktu, tapi kami percaya kami memiliki orang yang tepat untuk membawa kejayaan ke Anfield.”

“Akhirnya, saya bisa katakan otoritas kepemilikan kami tidak hanya tentang profit. Berkebalikan dari opini banyak orang, pemilik sangat terlibat dalam olahraga ini untuk menghasilkan uang. Mereka terlibat dengan klub demi bisa berkompetisi dan bekerja mencari keuntungan untuk klub mereka.”

“Itu hanya akan terjadi jika kami melakukan hal benar untuk membangun klub yang bisa menghasilkan rasa untuk suporter, untuk kami dan semua yang akan mengikuti kami. Kami akan¬† memberikan apa yang diinginkan fans Liverpool Football dalam jangka panjang.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda