Scroll to Top

PSSI: Rapat Kedua Joint Committee 19-20 September 2012 Di Malaysia

By Agus Prasetyo / Published on Friday, 07 Sep 2012

PSSI KPSI MoU

Direktur Media PSSI, Tommy Rusihan Arief menjelaskan pertemuan kedua Joint Committee direncanakan berlangsung di Kuala Lumpur Malaysia 19 – 20 September 2012. Demikian keterangan yang dilansir situs resmi PSSI tersebut.

“Ini merupakan pertemuan lanjutan dan diharapkan menghasilkan solusi positif dalam rangka memajukan persepakbolaan Indonesia” jelas Tommy Rusihan Arief di Jakarta, Rabu (5/9/12).

Menurut Tommy Arief, rencana pertemuan lanjutan di Kuala Lumpur nanti merupakan kesepakatan semua pihak terkait dibawah supervisi Gugus Tugas Konfederasi Sepakbola Asia (AFC).

“Kita harapkan ada kemajuan dan perkembangan yang lebih baik, terutama perumusan tindak lanjut dari MoU Kuala Lumpur” tambah Tommy.

Joint Committee telah mengadakan pertemuan pertama pada 12 Juli 2012 lalu di Jakarta. Setelah itu beberapa rencana pertemuan lanjutan batal terlaksana karena masalah sinkronisasi jadwal.

“Proses kerja Joint PSSI Committee harus secepatnya membuahkan hasil. Karena itu semua pihak terkait sepatutnya memberikan dukungan optimal agar target kerja Joint Committee tercapai sesuai harapan” tandas Tommy.

Joint Committee merupakan bagian dari MoU Kuala Lumpur, 7 Juni 2012. Tugas utamanya antara lain merumuskan rancangan perubahan Statuta PSSI, pembentukan Liga tunggal, dan soal terkait lainnya.

Semua rumusan maupun rancangan yang digagas oleh Joint Committe sesuai MoU Kuala Lumpur, selanjutnya dibawah ke kongres PSSI untuk mendapat persetujuan atau penolakan. Karena forum tertinggi pengambilan keputusan adalah kongres PSSI.

“PSSI mengikuti semua alur dan mekanisme kerja yang sudah ditetapkan dalam MoU Kuala Lumpur. Semua panduan kerjanya sudah jelas. Tinggal dijalankan saja” lanjut Tommy Arief.

Sebelumnya Ketua Joint Committee, Todung Mulia Lubis menekankan perlunya pemahaman positif dari semua pihak dalam rangka perumusan poin-poin MoU Kuala Lumpur.

Sehingga pertemuan lanjutan di Kuala Lumpur dianggap alternatif terbaik agar ada kemajuan yang sifatnya kualitatif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda