Scroll to Top

12 Hal yang Harus Dihindari Pelajar di Media Sosial

By Ibnu Azis / Published on Friday, 07 Sep 2012

Etika Pelajar di media sosial

Media sosial adalah media lintas zaman. Media segala usia, termasuk anak muda. Khusus di kalangan pelajar, situs Mashable menuliskan sedikit tips bagaimana beretika di media sosial. Dan berikut 12 hal yang harus dihindari di media sosial khususnya bagi kalangan pelajar.

1. Memosting kegiatan ilegal

Masa-masa SMA, masa dimana kegiatan pelajar penuh dengan eksperimen. Namun patut diingat jangan sampai eksperimen yang dilakukan masuk di kategori ilegal. Dan yang lebih penting jangan pula memosting sesuatu yang berhubungan dengan ilegalistas di media sosial.

2. Bullying (penindasan)

Adalah salah satu masalah paling serius di sekolah. Perlakuan yang kejam, kata-kata kasar, kebencian antar siswa, ancaman, dan lainnya. Jangan bawa perilaku ini di media sosial. Sebab akan membawa pengaruh serta dampak yang buruk bagi diri pengguna sendiri.

3. Mengatai guru

Tak hanya lewat kata-kata, terkadang siswa berbicara hal buruk tentang guru mereka melalui foto. Memublikasikan foto memalukan guru akan berdampak dan memiliki resiko yang sangat besar. Hindari aktivitas ini.

4. Memosting dari komputer sekolah

Tak jarang siswa sering bermedia sosial menggunakan komputer sekolah. Misalnya saja saat kursus dan praktek di laboratorium komputer sekolah. Fihak sekolah akan dengan mudah mengetahui aktivitas siswa ini.

5. Memosting informasi rahasia

Siswa terkadang tak sadar jika mereka memosting informasi rahasia di media sosial. Seperti nama, alamat, hingga data-data pribadi. Informasi ini sangat riskan dan rawan pencurian. Dan tak hanya peretas yang mampu mencurinya.

6. Check-in terlalu spesifik

Siswa hendaknya jangan terlalu masif dalam beraktivitas check-in sosial. Akan sangat berbahaya jika siswa berada di lokasi terpencil dan saat itu sedang sendirian. Aksi ini bisa memicu tindakan kriminal dan kejahatan. Penculikan misalnya.

7. Bohong namun jujur

Siswa terkadang suka berbohong di dunia nyata namun jujur di media sosial. Misalkan saja ada siswa yang absen di pelajaran tambahan sekolah dengan alasan tertentu, namun ia kemudian pergi ke konser musik dan mengunggah foto konser tersebut di media sosial. Jangan mengira fihak sekolah tak akan melakukan penyelidikan.

8. Mengancam

Siswa harus bijak merangkai kata di setiap aktivitasnya di media sosial. Jangan sampai kata yang dituliskan masuk di kategori ancaman. Alexander Song, seorang siswa di Amerika Serikat menulis status di Reddit untuk membuat kehebohan: ‘membunuh banyak orang untuk membuat berita nasional’. Ia akhirnya ditangkap polisi meskipun faktanya ia tak membawa senjata.

9. Mengabaikan kebijakan sekolah

Setiap sekolah memiliki kebijakan tersendiri. Termasuk soal kebijakan media sosial. Sebagai contoh, sebuah Sekolah Katolik Kuskupan dan Gereja Katolik Roma menegaskan jika setiap materi yang diposting siswa merupakan bagian dari keseluruhan sekolah. Maka siswa tidak diperkenankan memosting hal-hal yang membahayakan posisi sekolah dan dirinya sendiri.

10. Berprilaku sewajarnya

Media sosial laiknya dunia nyata. Setiap tindakan kita di media ini akan terekam dan tercatat dengan baik. Dengan demikian berperilakulah sewarnya di media sosial. Jangan bertingkah yang aneh dan nyleneh. Ingat, di masa depan, ketika mencari pekerjaan, bisa saja fihak HRD akan memantau tingkah laku Anda di media sosial khususnya di masa lalu.

11. Jangan mengandalkan peraturan privasi

Setiap media sosial memiliki peraturan privasi sendiri-sendiri. Ada yang menklaim sangat ketat, namun ada pula yang mengaku sangat longgar. Yang harus diperhatikan adalah, jangan terlalu mengandalkan peraturan privasi yang ada. Miliki batas-batas privasi sendiri yang harus diterapkan setiap berprilaku di media sosial.

12. Posting emosional

Terkadang siswa sering memosting sesuatu tanpa memikirkan dampaknya. Alhasil mereka hanya bisa menyesali apa yang ditulis, diunggah, atau di-upload. Dengan demikian jangan memosting sesuatu tatkala sedang dalam kondisi emosi tinggi. Rileks dan tenangkan fikiran bilamana sedang dalam kondisi tidak stabil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda