Share

Pensiun sebagai pemain bola, Filippo Inzaghi disambut karir baru dengan diminta menjadi pelatih tim junior Ac Milan, Allievi Nazionali. Kini mantan striker Internasional Italia itu siap mengawali debutnya melawan tim kuat, Bologna.

Menghadapi Bologna bukan sebagai pemain namun pelatih, Filippo Inzaghi mengaku tidak menemukan kendala sama sekali. Sebaliknya, ia menyabut langkah barunya ini dengan penuh antusias. Inzaghi siap mewariskan semangatnya sebagai pemain sepak bola kepada para juniornya di Rossoneri.

“Saya merasa santai saja dan tetap tenang menghadapi pengalaman baru ini. Saya sudah bekerja dengan para pemain selama tiga pekan. Saya berharap mereka bermain bagus. Saya sudah siap menghadapi pertandingan dan telah mempelajari para lawan, serta memilih pemain yang saya pikir paling bermanfaat,” jelas Inzaghi.

“Saya juga berharap bisa menularkan semangat dan hasyrat saya bermain bola kepada para pemain. Saya benar-benar sedang di awal karier baru sebagai pelatih. Tapi, saya kira saya sudah bisa memberikan banyak tips kepada para pemain, termasuk soal diet sebagai atlet yang harus diikuti agar tetap dalam kondisi terbaik,” sambungnya.

Kamis, 16/8/12 menjadi hari istimewa bagi Inzaghi. Ac Milan yang telah menaunginya selama 11 tahun akhirnya menugaskannya sebagai pelatih Allievi Nazionali, tim dengan kategori usia termuda di akademi klub. Kontrak Inzaghi berlaku hingga 2014 mendatang. Dengan usianya yang akan memasuki ke-39 pada Agustus nanti, Inzaghi memang pantas menyandang status itu. Kematangannya sebagai pemain bola cukup menjadi bekal kepelatihannya di skuad junior Ac Milan.

Ia yang sukses mengemas 202 bersama Rossoneri, tentu berharap melanjutkan catatan kemitraannya bersama Ac Milan walau bukan lagi sebagai pemain. Sebelumya, striker Atletico Madrid, Radamel Falcao dan Bojan Krkic telah mengaku mengidolakan eks. pemain Juventus tersebut.