Scroll to Top

Playmaker Real Madrid: Luka Modric Atau Mesut Ozil?

By Fitra Firdaus / Published on Monday, 10 Sep 2012

Luka Modric Mesut Ozil

Kehadiran Luka Modric ke Real Madrid dijamin akan memicu persaingan dengan Mesut Ozil. Selama dua tahun, Ozil nyaman sebagai pilihan utama Jose Mourinho dalam formasi 4-2-3-1 khas Madrid. Namun kini, Luka Modric yang diprediksi akan memuaskan publik Santiago Bernabeu, bukan tidak mungkin merebut posisi inti; seperti yang diisyaratkan Jose Mourinho.

Sejak bergabung ke Real Madrid pada musim panas 2010 setelah Piala Dunia Afrika Selatan yang sensasional, sejatinya Mesut Ozil belum pernah mendapatkan tantangan serius. Posisinya sebagai pengatur serangan Madrid nyaris tak tergantikan. Memang ada Ricardo Kaka, playmaker Brazil. Namun, Jose Mourinho jauh lebih memilih Ozil daripada Kaka. Bahkan meski awal musim lalu, Ozil sempat terlambat panas selama setengah tahun, playmaker Jerman tetaplah sosok tak tergantikan.

Musim ini keadaan berbeda. Langkah jitu diambil Florentino Perez ketika berhasil memboyong Luka Modric dari Tottenham Hotspur. Modric memang belum mendapatkan kesempatan tampil utuh untuk Madrid. Tapi, bahkan dalam 10 menit debutnya melawan Barcelona, gelandang Kroasia mendapat pujian. Dan kala Madrid menggebuk Granada 3-0, Modric adalah pemain tercemerlang klub ibukota sepanjang babak pertama.

Jose Mourinho pun memperlakukannya istimewa. Mou memberi pesan kepada Igor Stimac, pelatih Kroasia, agar menjaga Modric sebaik-baiknya karena sang playmaker akan menjadi pemain kunci Madrid. Bahkan mungkin untuk sepanjang musim.  Modric sendiri mengeluarkan pernyataan, siap bermain 90 menit untuk Real Madrid.

Ini adalah ‘tekanan positif’ bagi Mesut Ozil. Dan sejauh ini reaksi Ozil pun tak kalah baik. Dalam pertandingan terakhirnya, babak kualifikasi Piala Dunia 2014, Ozil memborong dua gol untuk kemenangan Jerman 3-0 atas Kepulauan Faroe. Ia pun memberi pesan yang akan diperhatikan Jose Mourinho.

“Musim baru saja dimulai. Tapi saya merasa (dalam kondisi) baik; saya bisa terus berkembang. Kami memiliki musim panjang yang menanti, dan saya ingin menjadi bagian penting untuk hal tersebut.”

Dalam dua musim bersama Real Madrid, Mesut Ozil sudah mengemas 29 assist —dan musim ini satu—. Luka Modric, memang tak banyak menghasilkan assist untuk Tottenham dalam rentang waktu yang sama. Namun, ia memang bukan seorang gelandang serang. Sosoknya sangat sentral: bermain lebih dalam, pekerja keras di lini tengah, plus memiliki kemampuan membagi bola di atas rata-rata. Nah, iapa yang akan menjadi pilihan utama Jose Mourinho? Atau, ada seorang gelandang bertahan Madrid yang dikorbankan untuk memainkan duo dinamo lini tengah ini?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda