Scroll to Top

Bubur Blendrang: Bubur Tulang, Tiga Rasa

By Ilham Choirul / Published on Sunday, 07 Aug 2011

Ada panganan khas Ramadhan yang sering muncul di Muntilan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Namanya bubur blendrang. Bubur dari bahan tepung gandum ini memiliki rasa khas dari campuran tulang yang dicampurkan di dalamnya. Ada tulang kambing, sapi, dan ayam yang bisa dipesan sesuai selera.

Rasanya gurih. Campuran tulangnya membentuk citarasa sesuai dengan jenis tulang yang  dimasukkan. Bumbunya sampai meresap ke tulang. Sungguh enak saat menguliti sisa daging yang menempel di tulang.

Bumbu bubur blendrang terdiri dari bawang merah, bawang putih, cabai, jahe, kencur, dan garam. Dalam proses memasaknya, bumbu ini disiapkan lebih dahulu, dengan menghaluskannya dan memasukkannya di air mendidih. Adapun adoanan gandum dan tulang, dimasukkan setelah itu. Semua komposisi ini dimasak sampai bumbu meresap ke tulang.

Bubur blendrang banyak ditemukan di Desa Gunungpring. Isroyah, misalnya, sering membuka lapak di sekitar makam Gunungpring. Bubur yang dijualnya adalah resep warisan keluarga yang diajarkan turun temurun. “Saya sendiri tidak tahu kapan orang tua saya membuatnya,” katanya.

Harganya pun khas makanan rakyat Jawa Tengah, alias murah. Cukup merogoh 2 ribu rupiah, semangkuk bubur bendrang siap disantap. Saking enaknya, Isroyah mampu menjual 300 porsi bubur per hari. Yang antre pun bejubel agar kebagian jatah.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda