Scroll to Top

PSSI Anggap Alfred Riedl Arogan!

By Agus Prasetyo / Published on Thursday, 13 Sep 2012

Alfred Riedl

PSSI melalui Direktur Media Tommy Rusihan Arief, memberikan kritiknya terhadap Alfred Riedl yang kembali datang ke Indonesia. Seperti yang diketahui, mantan pelatih Garuda itu kembali ke Indonesia untuk menjadi pelatih Timnas bentukan KPSI La Nyalla.

Dalam situs resminya tersebut, PSSI menilai tidak sepatutnya Alfred Riedl ikut mengeluarkan komentar yang mengarah ke PSSI.

“Dia harus tahu diri. Dia cari makan di Indonesia. Jangan-jangan dia punya maksud-maksud tersembunyi yang dia bawa dari luar Indonesia” tegas Tommy Arief seperti yang dilansir situs resmi PSSI.

Tommy Arief bahkan mempertanyakan niat Riedl yang kembali masuk ke Indonesia, untuk menjadi pelatih kepala Timnas bentukan La Nyalla.

“Jika dia seorang pelatih profesional yang baik, tentu dia sudah mendapat pekerjaan di tempat lain. Nyatanya dia masih kembali cari makan di Indonesia” tegas Tommy.

Tidak dipungkiri bahwa Alfred Riedl memang disangkut-pautkan dengan kondisi internal PSSI yang sempat mengalami gonjang-ganjing setelah lengsernya ketua umum Nurdin Halid.

Sejak dipecat oleh PSSI tahun lalu, Riedl kemudian ikut menjadi pengamat mengenai kondisi persepakbolaan Indonesia.

“Ada urusan apa dia ikut-ikutan menilai pssi. Riedl itu mestinya punya malu. Punya harga diri. Kalau sudah dipecat di Indonesia, mestinya dia cari kerjaan di tempat lain. Tindakannya mempermalukan dirinya sendiri sebagai pelatih yang katanya profesional” ungkap Tommy Arief.

Alfred Riedl terakhir menjadi pelatih tim nasional Indonesia di era Nurdin Halid. Namun karena gagal membawa Indonesia menjadi juara Piala AFF 2010, akhirnya PSSI versi Djohar Arifin pun memberhentikan dirinya sebagai pelatih kepala.

“Sebagai pelatih yang katanya profesional, mestinya Riedl malu untuk kembali lagi ke Indonesia. Di belahan dunia manapun, pelatih yang gagal pasti dipecat. Mungkin harus kita cermati bersama, agenda terselubung apa yang dia bawah dari luar Indonesia. Kita patut mengikutinya secara seksama, karena tidak biasanya pelatih asing bersikap seperti Riedl”

“Baru kali ini ada pelatih asing yang bersikap arogan, bergaya seolah pelatih kelas dunia. Tetapi nyatanya sudah dipecat, malah balik lagi ke Indonesia. Riedl jelas mempermalukan dirinya sendiri” tutup Tommy Arief.

Tagged as:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda