Scroll to Top

Liverpool: Luis Suarez Pemain Emosional

By Naqib Najah / Published on Monday, 17 Sep 2012

Hasil imbang melawan Sunderland (15/9/12), telah menandai Liverpool belum meraih kemenangan sejauh empat laga yang telah dilakoni. Namun bukan itu yang menjadi catatan Brendan Rodgers, melainkan permainan Luis Suarez yang lagi-lagi mengantongi kartu kuning sebagai ganjaran karakter emosionalnya.

Brendan Rodgers tak segan-segan menyebut Suarez sebagai pemain yang mudah terpancing emosi. Bayangkan, dari empat laga Liverpool di Premier League, Luis Suarez telah mengantongi tiga kartu kuning. Hal ini membuat Rodgers benar-benar terpancing untuk berbicara perihal strikernya tersebut.

“Dia adalah seorang pria emosional, ia berjalan pada emosi sebagaimana pemain (muda) lain lakukan,” buka Rodgers mengenai Suarez kepada Sky Sports.

“Itu adalah bagian dari apa yang membuat dia mendapat tiga kartu kuning, sekarang dia harus berhati-hati. Anda selalu berusaha untuk mendidik pemain dan berbicara dengan mereka.”

Luis Suarez (25) langsung mengantongi kartu kuning dalam laga perdana Liverpool di Premier League. Melawan West Bromwich Albion (18/8/12) Suarez diganjar kartu kuning di awal-awal babak kedua. Ia tidak mengambil pelajaran dari permainan emosionalnya, hingga akhirnya mengoleksi satu kartu kuning lagi saat bermain imbang melawan Manchester City. Ia absen mendapat kartu kuning saat Liverpool dikalahkan Arsenal di kandang sendiri, namun pada laga keempatnya ia kembali memperolehnya ketika permianan baru berjalan 37 menit.

Sekalipun demikian, Rodgers tidak berniat mengeluh perihal pemainnya tersebut. Ia tetap mengapresiasi talenta striker Uruguay tersebut.

“Saya tidak punya keluhan, saya membaca dari luar semua laporan tentang Luis Suarez, aku senang bekerja dengannya dari hari pertama saya datang ke sini. Dia orang baik yang bekerja sangat keras setiap hari dan mendapatkan penghargaannya di lapangan.”

Selain mengantongi kartu kuning, Luis Suarez juga memberi kado buat klubnya lewat satu gol di menit ke-71 yang menyelematkan Liverpool dari kekalahan kedua.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda