Scroll to Top

Hindari Berbagi 5 Informasi Berikut di Twitter

By Ibnu Azis / Published on Wednesday, 19 Sep 2012

Twitter Pelecehan

Konten Twitter memang sangat terbatas. Hanya dibatasi 140 karakter. Namun bukan berarti tidak bakal menimbulkan potensi yang berbahaya bagi penggunanya. Jika Anda berbagi konten yang salah di Twitter, bukan tak mungkin bakal berdampak negatif pada diri Anda sendiri. Dan berikut 5 hal yang harus dihindari tatkala berbagi informasi di linimasa.

1. Bebagi kontak

Kontak ini apa saja. Bisa alamat rumah, telepon, ponsel, fax, email, dan terkait dengan kontak yang Anda miliki. Berbagi kontak dipersilakan asalkan terkait dengan satu perkara: akun Twitter yang dimiliki memang digunakan untuk berbisnis atau tujuan tertentu (jualan atau marketing, organisasi, lembaga, yayasan, dan lainnya). Namun jika akun pribadi, jangan berbagi kontak meski ke teman dekat Anda sekalipun. Jika nekad berbagi kontak, gunakan DM (Direct Message) jangan mention.

2. Berbagi ‘tubuh’

Berperilaku narsis boleh saja. Namun jangan berlebih. Anda bisa ‘memamerkan’ bagian tubuh sewajarnya. Misalkan saja wajah atau muka. Namun jangan berbagi foto yang cenderung mengarah ke ranah pornografi. Vulgar misalnya. Tak hanya tersandung norma sosial, bisa saja Anda terjerumus ke ranah hukum.

3. Berbagi kartu kredit

Data kartu kredit sangat vital. Sangat sensitif. Sebab penggunaannya juga tidak bisa sembarangan. Jangan sekali-kali menampakkan nomor kartu kredit ke khalayak umum melalaui media apa saja termasuk Twitter. Jika tidak, Anda bisa menjadi korban selanjutnya dari scammer yang gemar memalsukan kartu pembayaran tersebut.

4. Berbagi ‘pertanyaan rahasia’

Berbagi kata sandi atau password di Twitter haram dilakukan. Namun berbagi ‘pertanyaan rahasia’ atau secreat question di linimasa juga sangat tidak dianjurkan. Pertanyaan rahasia digunakan untuk memulihkan kata sandi pengguna bilamana mereka tidak ingat. Jika pertanyaan rahasia ini dibagi, tinggal menunggu waktu saja akun yang dimiliki bakal jebol.

5. Berbagi kerabat

Berbagi informasi tentang keluarga dan kerabat sah-sah saja, asalkan tidak dilakukan secara berlebih. Misalkan saja ada seseorang yang dendam kepada Anda dan mengetahui segala informasi terkait keluarga dan kerabat, bisa jadi mereka bisa terseret dalam masalah ini. Sangat tidak dianjurkan berbagi info keluarga dan kerabat untuk lebih meningkatkan privasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda