Scroll to Top

Timnas Indonesia PSSI Butuh Striker Tambahan Sebelum AFF Cup 2012 Digelar

By Aditya / Published on Thursday, 20 Sep 2012

Timnas Indonesia - Palestina

Timnas Indonesia bentukan PSSI pimpinan Djohar Arifin Husin membutuhkan tambahan penyerang sebelum AFF Cup 2012 digelar pada akhir November 2012 nanti. Pasalnya, tim asuhan Nil Maizar ini sedang mengalami krisis pemain depan. Selain itu, stok striker yang ada dinilai belum mampu memenuhi harapan yang diinginkan.

Saat ini, di lini depan skuad Garuda tinggal menyisakan Samsul Arif dan Irfan Bachdim sebagai penyerang utama. Namun, duet penyerang Persibo Bojonegoro dan Persema Malang itu masih belum greget dan bahkan tumpul.

Terbukti, di dua laga terakhir, yakni saat melawan Korea Utara dan Vietnam dalam pertandingan ujicoba, Timnas Indonesia tak mampu mencetak sebiji gol pun. Irfan Bachdim memang memiliki gaya bermain yang lebih baik, namun pemain naturalisasi ini bukan tipikal penyerang tengah murni.

Sedangkan Samsul Arif sebenarnya bisa berperan menjadi goal getter. Akan tetapi, di Timnas Indonesia ia justru lebih banyak bermain di sektor sayap dan sangat jarang mencetak gol.

Irfan Bachdim
Irfan Bachdim, Masih Belum Produktif di Timnas Indonesia PSSI

Krisis penyerang di skuat Garuda diperparah dengan absennya sejumlah pemain depan yang izin meninggalkan timnas, termasuk Titus Bonai alias Tibo, Yosua Pahabol, dan Valentino. Praktis, yang tersisa di bangku cadangan tinggal M. Nur Iskandar yang sebenarnya juga bukan tipikal striker murni.

Kondisi ini jelas mengkhawatirkan. Apalagi waktu menuju AFF Cup 2012 kian dekat. Kekhawatiran pun terlihat dari ucapan Koordinator Timnas Indonesia PSSI, Bob Hippy/

“Mereka harus cari lagi pemain sebulan sebelum November (AFF Cup 2012), terutama pemain depan,” tandas Bob Hippy di Jakarta, Selasa (18/9/2012).

Timnas Indonesia PSSI memang harus kehilangan beberapa nama seperti Ferdinand Sinaga. Eks penyerang Semen Padang yang juga merupakan top skor Indonesia Premier League (IPL) 2011/2012 ini telah ditarik ke Timnas Indonesia KPSI asuhan Alfred Riedl. Hal serupa juga terjadi pada penyerang muda asal Papua, Patrich Wanggai.

Mengenai mandulnya lini depan di dua laga terakhir, Bob Hippy menilai bahwa tim Merah-Putih sebenarnya punya cukup banyak peluang, terutama ketika melawan Vietnam. Namun, tiada gol yang tercipta.

“Kemarin mereka banyak bikin peluang tetapi enggak bisa bikin gol,” keluh Bob Hippy.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda