Scroll to Top

Alfred Riedl Tak Butuh Bambang Pamungkas!

By Aditya / Published on Friday, 21 Sep 2012

Alfred Riedl

Pelatih Timnas Indonesia bentukan KPSI pimpinan La Nyalla Mattalitti, Alfred Riedl, menegaskan bahwa tim asuhannya justru lebih bagus dengan tidak adanya Bambang Pamungkas alias Bepe. Alfred Riedl memang menyatakan, tanpa diperkuat oleh Bepe adalah menjadi hal yang bagus bagi timnya. Namun, pelatih asal Austria itu membantah jika terjadi permasalahan antara dirinya dengan sang pemain.

“Tanpa ada Bambang (Pamungkas), timnas saat ini lebih bagus, tapi bukan karena saya ada masalah dengan dia. Ini adalah evaluasi dan kondisi tim saat ini,” tandas Alfred Riedl di Batu, Malang, belum lama ini.

Seperti yang dikabarkan sebelumnya, Bepe yang selalu menjabat sebagai kapten timnas, menyatakan penolakannya untuk memperkuat Timnas Indonesia bentukan KPSI dan memilih bertahan di Jakarta bersama klubnya, Persija.

Bambang Pamungkas tidak menjelaskan lebih lanjut mengenai alasannya ogah bergabung dengan Timnas Indonesia bentukan KPSI. Yang jelas, beberapa waktu sebelumnya, bomber Persija Jakarta itu pernah memperkuat Timnas Indonesia bentukan PSSI pimpinan Djohar Arifin Husin saat ujicoba melawan Valencia CF.

Bahkan, Bambang Pamungkas bersama sejumlah pemain Indonesia Super League (ISL) lainnya seperti Ahmad Bustomi dari Mitra Kukar dan trio Sriwijaya FC saat itu, yakni Firman Utina, Ponaryo Astaman, dan M. Ridwan, sempat mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia PSSI di bawah asuhan pelatih Nil Maizar.

Bambang Pamungkas Timnas

Namun, kendati sempat berkomitmen akan terus bergabung dengan Timnas Indonesia PSSI hingga perhelatan AFF Cup 2012 pada akhir November 2012 mendatang, Bambang Pamungkas dan kawan-kawan akhirnya mencabut komitmen tersebut setelah dipanggil pulang oleh klubnya masing-masing.

Alfred Riedl dan asisten pelatihnnya, Wolfgang Pikal, menyatakan senang karena pemain yang bergabung dengan timnya bukan lantaran paksaan. Apabila Bambang Pamungkas menolak, itu lebih baik ketimbang ia bergabung namun tidak disertai keikhlasan.

“Kami senang pemain yang bergabung di sini semuanya bergabung dengan gembira tanpa ada paksaan, ini yang membuat latihan mudah mencapai target,” kata Wolfgang Pikal yang diamini oleh Alfred Riedl.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda