Scroll to Top

PSSI Vs KPSI: 5 Poin Hasil Rapat Kedua Joint Committee (JC)

By Aditya / Published on Friday, 21 Sep 2012

PSSI Rekonsiliasi

PSSI pimpinan Djohar Arifin Husin dan PSSI hasil KLB Ancol (KPSI) pimpinan La Nyalla Mattalitti telah menggelar rapat kedua Joint Committee (JC) atau Komite Gabungan di Markas AFC, Kuala Lumpur, Malaysia, pada Kamis (20/9/2012) kemarin. Ada 5 (lima) poin yang dihasilkan dalam rapat tersebut. Apa sajakah itu?

  • Pertama, Joint Committee yang terdiri dari perwakilan PSSI dan KPSI telah menyepakati untuk membentuk sebuah kompetisi profesional yang akan dimulai pada 2014 mendatang. Dengan demikian, pada musim 2012/2013 ini, kompetisi Indonesia Super League (ISL) dan Indonesia Premier League (IPL) masih tetap berjalan masing-masing sebagai fase pra kualifikasi menuju kompetisi baru.
  • Kedua, Joint Committee akan mengangkat kembali 4 anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI yang telah dipecat oleh kepengurusan Djohar Arifin Husin, Keempat orang yang akan dikembalikan ke jabatannya semula itu adalah La Nyalla Mattalitti, Tony Apriliani, Erwin Dwi Budiman, dan Roberto Rouw.
  • Ketiga, Joint Committee atas rekomendasi AFC dan FIFA hanya mengakui satu timnas saja, yakni Timnas Indonesia di bawah pengelolaan PSSI. Namun, poin ini masih menjadi masalah karena adanya perbedaan penafsiran antara PSSI dan KPSI.
  • Keempat, mengenai revisi Statuta PSSI, Joint Committee akan membentuk badan pekerja yang bertugas untuk merumuskan amandemen Statuta PSSI.
  • Kelima, Joint Committee, yakni PSSI dan KPSI, telah sepakat akan menggelar Kongres PSSI selambat-lambatnya sebelum tahun 2012 berakhir.

Meskipun sudah merumuskan lima poin sebagai hasil kesepakatan dalam rapat kedua Joint Committee, tapi pihak PSSI merasa belum puas dengan perolehan tersebut. Pasalnya, rapat kemarin hanya berlangsung selama 2 jam dan menurut PSSI waktu tersebut tidak cukup untuk membahas agenda rapat yang cukup banyak.

”Pertemuan kemarin kalau boleh jujur tidak ideal, tidak sempurna. Jika tidak puas, iya. Kita belum maksimal, tapi ini yang bisa kita lakukan,” kata Todung Mulya Lubis selaku Ketua Joint Committee dan mewakili PSSI.

”Rapat hanya berlangsung dua jam, sangat tidak cukup karena pembahasan kita banyak. Keputusan ini baru bersifat dasar, masih banyak yang harus dibahas lagi,” bebernya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda