Scroll to Top

Barcelona Menuju Start Terbaik Liga Spanyol Sepanjang Masa

By Fitra Firdaus / Published on Tuesday, 25 Sep 2012

Barcelona

Barcelona sukses mengandaskan Granada 2-0 untuk mencatat kemenangan kelima dalam lima pertandingan awal Liga Spanyol. Namun, fokus tak boleh berhenti. Andai bisa menaklukkan Sevilla pada Minggu, 30 September 2012, Barca akan mencapai start terbaik sepanjang masa dengan enam kemenangan beruntun. Hal ini akan mengulang prestasi serupa pada musim 1929/30, 1990/91, 1997/98, dan 2009/10.

Barcelona sempurna. Lima laga awal La Liga, lima kemenangan diraih. Lewat hasil ini, jarak dengan 19 klub lain terus melebar. Kini, Mallorca dan Malaga, dua pesaing terdekat Barca, berbeda 4 angka. Sementara, Real Madrid justru tertinggal 8 poin.

Namun, pekerjaan rumah belum selesai. Barca mesti memburu start terbaik sepanjang masa. Dalam sejarah mereka, Barcelona pernah mencatat enam kemenangan beruntun di awal Liga.

Musim 1929/30, Barcelona membabat Real Sociedad (3-0), Arenas de Getxo (1-3), Europa (2-1), Racing Santander (5-0), Real Unión (1-3), dan Atletico Madrid (4-2). Hasil seri baru didapat di pekan ketujuh ketika melawan Athletic (1-1). Sayang, perjalanan cemerlang di awal musim tak berkorelasi dengan gelar juara. Barca mesti menyerah dari Athletic Bilbao sang kampiun dengan perbedaan tujuh angka.

Barcelona (2)
Musim 1990/91, kejadian yang lebih baik datang. Barca menang enam kali beruntun di awal kompetisi dengan menaklukan Espanyol (0-1), Valencia (3-1), Betis (2-3), Valladolid (1-0), Tenerife (0-1), dan Athletic Bilbao (4-1). Hasil seri baru didapat di jornada 7 saat ditahan imbang Osasuna (0-0). Di ujung kompetisi, pasukan Johan Cruyff berhasil menjadi juara dengan pautan 10 angka dari Atletico Madrid.

Musim 1997/1998, lagi-lagi Barca menang enam kali berturut-turut d laga awal La Liga. Mereka menekuk Real Sociedad (3-0), Valencia (0-3), Deportivo (2-1), Sporting Gijon (1-4), Tenerife (3-2), dan Mallorca (0-1). Hasil seri datng di pekan ketujuh saat ditahan Compostela (2-2). Barca juara dengan selisih 9 angka dari Athletic Bilbao.

Musim 2009/10, di bawah kendali Josep Guardiola, Barca melewati musim sensasional. Enam laga awal mulus: menyikat Sporting (3-0), Getafe (0-2), Atlético Madrid (5-2), Racing Santander (1-4), Malaga (0-2) dan Almeria (1-0). Di akhir liga, mereka mendapatkan 99 angka. Berbeda tiga angka saja dengan Rel Madrid era Manuel Pellegrini.

Nah, apa yang terjadi jika Barcelona meraih kemenangan saat melawan Sevilla? Apakah di ujung kompetisi mereka akan gagal seperti pada musim 1929/30? Ataukah ini tanda pasukan Tito Vilanova akan menjadi juara seperti pada musim 1990/91, 1997/98, dan 2009/10?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda