Scroll to Top

Cristiano Ronaldo Subur, Lionel Messi Mandul

By Fitra Firdaus / Published on Monday, 01 Oct 2012

Lionel Messi Cristiano ROnaldo 2

Cristiano Ronaldo sukses memborong empat gol dalam dua pertandingan terakhirnya di Liga Spanyol. Sementara itu, Lionel Messi, meski menyodorkan assist demi assist, justru tak mampu menyumbangkan satu gol pun dalam rentang waktu yang sama. Menjelang El Clasico, keduanya setara: sama-sama mencetak 6 gol. Artinya, El Clasico Barcelona vs Real Madrid sekali lagi akan menjadi ajang pembuktian siapa yang terhebat.

“Kami berharap mampu menang atas Barcelona di Camp Nou, seperti yang pernah kami lakukan musim lalu,” demikian kalimat Cristiano Ronaldo setelah ia sukses mencetak hattrick pertamanya musim ini ketika Real Madrid menumpas Deportivo La Coruna 5-1.

Bukan tanpa alasan CR7 berbicara demikian. Real Madrid dari hari ke hari semakin membaik. Sempat mengalami krisis, kini tiga kemenangan beruntun digapai. Hebatnya, Ronaldo selalu memberi kontribusi gol dalam tiga kemenangan tadi. Satu gol penentu melawan Manchester City, satu penalti untuk mengamankan skor 0-2 dari Rayo Vallecano. Lantas, tiga gol —dua di antaranya penalti— ke gawang Super Depor dini hari tadi.

Madrid telah kembali dalam trek pengejaran gelar juara. Dan, jarak delapan angka dari sang rival utama, bisa ditipiskan andai mereka mampu menaklukkan Barcelona di Camp Nou. Jangan lupa musim lalu, Cristiano Ronaldo yang mencetak gol kemenangan Madrid 1-2 atas tuan rumah. Sekaligus menyudahi ambisi Barca mengejar juara La Liga empat musim beruntun.

Sementara itu, Barcelona era Tito Vilanova terus menunjukkan betapa laparnya mereka akan kemenangan. Tito, pria yang dalam empat tahun berada di belakang Pep, kini mengambil jalur yang lebih baik daripada pendahulunya. Jika Barcelona era Pep Guardiola sering dibuat frustrasi ketika tertinggal, tak demikian dengan Barca era Tito.

Beberapa kali pasukan Tito seperti akan “mati” di lapangan, tapi lantas segalanya berubah menjadi kemenangan. Dan satu yang paling layak diacungi jempol di satu sisi, sekaligus nilai minus di sisi lain, Barca tak lagi hanya mengandalkan Lionel Messi sebagai juru gedor.

Awal musim ini, Barcelona adalah Lionel Messi, seperti musim-musim sebelumnya. King Leo telah tiga kali mencetak sepasang gol di La Liga. Sepasang gol pertama lahir di laga kandang melawan Real Sociedad (5-1). Dua pasang berikutnya di laga tandang melawan Osasuna (menang 1-2) dan Getafe (menang 1-4). Hanya, bertepatan dengan suburnya Cristiano Ronaldo, Messi mandul. Kala CR7 mencetak 4 gol dari dua laga terakhir, Messi nol. Meski assist demi assistnya tetap membantu Barca.

Maka, El Clasico pekan depan akan menjadi saksi, siapa yang menjadi pemenang. Cristiano Ronaldo yang sudah pulih dari kesedihannya, ataukah King Leo yang tengah mencari ‘momentum mencetak gol’ lagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda