Scroll to Top

Timnas Indonesia KPSI Tantang Duel Timnas Indonesia PSSI

By Aditya / Published on Wednesday, 03 Oct 2012

Alfred Riedl Nil Maizar

KPSI pimpinan La Nyalla Mattalitti menantang PSSI pimpinan Djohar Arifin Husin untuk mempertandingkan kedua Timnas Indonesia di lapangan hijau. Seperti diketahui, saat ini di Indonesia ada dua timnas, yakni Timnas Indonesia bentukan KPSI yang ditukangi Alfred Riedl dan Timnas Indonesia bentukan PSSI asuhan Nil Maizar. Kedua timnas ini sama-sama diproyeksikan untuk terjun ke AFF Cup 2012 di Malaysia dan Thailand pada akhir November 2012 mendatang.

Nah, untuk membuktikan siapa yang layak untuk mewakili Indonesia di ajang AFF Cup 2012, KPSI pun menantang PSSI untuk beradu timnas. KPSI tampaknya tidak sedang bercanda. Buktinya, surat tantangan itu akan segera dikirimkan ke pihak PSSI Djohar Arifin Husin.

“Suratnya akan kami layangkan ke PSSI hari Kamis (4/10/2012). Ini demi mencari pemain-pemain tanah air yang memang layak mewakili Indonesia di ajang Piala AFF,” ujar petinggi KPSI, Tigor Shalom Boboy, di Jakarta, Selasa (2/10/2012),

Tigor Shalom Boboy yang juga menjabat sebagai pelaksana Sekjen PSSI hasil KLB Ancol versi KPSI ini menegaskan, tantangan untuk beradu timnas yang ditujukan kepada PSSI semata-mata demi kebaikan bangsa, agar Timnas Indonesia benar-benar diwakili oleh para pemain terbaik dan tidak membuat malu di turnamen AFF Cup 2012 nanti.

“Ke event (AFF Cup 2012) itu tentu kami juga tidak mau Indonesia menjadi tim pesakitan atau tim yang selalu kalah saat Piala AFF nanti,” tandas Tigor Shalom Boboy.

Menurut Tigor Shalom Boboy, cara ini adalah jalan terbaik untuk membentuk Timnas Indonesia yang kuat karena bagaimanapun juga, timnas membawa nama baik bangsa dan negara. Selain itu, masyarakat nantinya akan bisa menilai mana timnas yang benar-benar layak mewakili Indonesia di ajang internasional.

“Di tengah kondisi saat ini, tentu kami ingin timnas tidak berdampak negatif dengan mengirimkan pemain-pemain yang bukan terbaik. Dengan ajang ujicoba dengan timnas Djohar, tentu masyarakat bisa menilai mana tim yang layak menjadi wakil untuk menjaga harga diri bangsa ini,” pungkasnya.

Rencananya, KPSI menawarkan tanggal 10 Oktober 2012 sebagai waktu digelarnya duel antara kedua timnas. Nah, setujukah kamu dengan cara yang dipilih oleh KPSI untuk mengadu kedua timnas sebagai pembuktian mana yang terbaik?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda