Scroll to Top

Persib: Maman Abdurrahman Ogah Bela Timnas Indonesia Lagi

By Aditya / Published on Wednesday, 03 Oct 2012

Maman Abdulrahman

Maman Abdurrahman mengaku ogah membela Timnas Indonesia lagi. Komandan lini belakang Persib ini tampaknya jengah dengan konflik berkepanjangan yang melanda persepakbolaan Indonesia, termasuk terkait persoalan timnas. Maman Abdurrahman ingin lebih berkonsentrasi untuk Persib Bandung ketimbang turut larut dalam polemik yang seolah tiada akhir.

Pemain yang pada kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2011/2012 dipercaya menjabat sebagai kapten tim Maung Bandung ini sedih melihat kondisi Timnas Indonesia yang semakin merana akibat konflik kepentingan para pengurusnya. Maman Abdurrahman bersedia kembali ke timnas apabila kondisi persepakbolaan Indonesia sudah membaik.

“Kalau melihat kondisi timnas sekarang, sepertinya saya sudah tidak berhasrat lagi membela timnas, kecuali kalau sudah ada rekonsiliasi,” ujar Maman Abdurrahman di Bandung belum lama ini.

Sebelum konflik sepakbola nasional terjadi, Maman Abdurrahman adalah salah satu pemain penting yang bertugas menggalang pertahanan tim Garuda. Mulai dipercaya menghuni skuat timnas senior sejak 2006, Maman Abdurrahman telah mengantongi caps bersama tim Merah+Putih sebanyak 49 kali.

Defender berusia 30 tahun ini pun termasuk dalam jajaran pemain utama Timnas Indonesia saat berlaga di putaran final Piala Asia 2007 di Jakarta. Perannya sebagai bek tengah bersama Charis Yulianto saat itu seolah sulit digantikan oleh pemain lain.

Namun, akhir-akhir nama Maman Abdurrahman tak lagi tercantum dalam skuat timnas, apalagi setelah konflik sepakbola Indonesia semakin membesar hingga memunculkan dua timnas, yakni Timnas Indonesia bentukan PSSI yang dilatih oleh Nil Maizar dan Timnas Indonesia tandingan ala KPSI di bawah besutan Alfred Riedl.

Selain malas membela timnas lantaran polemik yang tak kunjung usai, Maman Abdurrahman juga menyadari bahwa usianya kini sudah tak muda lagi. Mantan pemain PSIS Semarang ini pun memberi jalan kepada para penerusnya untuk menggalang pertahanan timnas.

“Ya, saya sadar, saya sudah tidak muda lagi. Banyak pemain muda yang lebih potensial dibandingkan saya,” ujar Maman Abdurrahman.

Meskipun demikian, jika nantinya kisruh yang melanda Timnas Indonesia dapat diselesaikan, Maman Abdurrahman masih bersedia kembali ke skuat Garuda apabila tenaganya memang masih dibutuhkan.

“Kalau dipanggil lagi, ya saya bersyukur. Kalau tidak pun, tidak apa-apa,” tutup bek kelahiran Jakarta ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda