Scroll to Top

Seperti PSSI, Timnas Malaysia Juga Dilanda Konflik!

By Agus Prasetyo / Published on Monday, 08 Oct 2012

Indonesia Vs Malaysia

Menurut informasi terbaru, Federasi sepakbola Malaysia (FAM) kini sedang sedikit dilanda masalah internal. Namun jika Indonesia masalahnya bersumber dari dualisme kepengurusan, maka di sepakbola Malaysia sumber masalahnya adalah kebijakan FAM dalam memperlakukan pemain untuk memperkuat Timnas.

Seperti yang diketahui bersama bahwa Malaysia akan menjadi tuan rumah grup B Piala AFF 2012, termasuk Timnas Indonesia di dalam grup itu

Dalam rangka mematangkan persiapan tersebut, pelatih Raja Rajagopal berusaha memaksimalkan para pemain terbaik yang dimiliki Malaysia.

Alhasil banyak klub yang merasa dirugikan dengan kebijakan pelatih yang sempat mengantarakan Malaysia menjadi jawara Piala AFF tahun lalu itu.

Semisal Kelantan FA yang kehilangan sejumlah pemainnya karena dipanggil ke timnas.

Alhasil takluknya Kelantan di perempat final AFC Cup oleh klub Irak Arbil, dilampiaskan kepada kebijakan FAM yang menerapkan langkah itu.

Tidak hanya sampai disitu, ternyata langkah yang diambil FAM dan Rajagopal juga berdampak pada hubungannya dengan pelatih Timnas U-23 Malaysia, Ong Kim Swee.

Hal itu terjadi akibat FAM terkesan menganaktirikan tim U-23 yang sejumlah pemainnya diminta bergabung ke tim senior.

Alhasil Tim U-23 yang ditangani Kim Swee, terpaksa harus memanggil pemain lapis kedua untuk mengikuti turnamen U-23 NaviBank akhir bulan ini.

Namun Sekjen FAM, Datuk Azzuddin Ahmad menegaskan bahwa kebijakan tersebut sebenarnya adalah untuk kepentingan negara, sehingga klub harus bahu-membahu mendukung demi nama Malaysia di dunia Internasional.

Datuk Azzuddin menambahkan, diantara kepentingan masih ada kepentingan yang lebih tinggi yaitu kepentingan negara.

Apalagi ini terkait dengan Malaysia sebagai tuan rumah AFF 2012, sehingga seluruh pihak harus mendukung.

Lantas bagaimanakah dengan dualisme di Indonesia? Bisakah PSSI dan KPSI  bersatu lebih mementingkan kepentingan negara? Patut untuk ditunggu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda