Scroll to Top

PSSI: Pemain Dipanggil ke Timnas Indonesia, Klub ISL Harus Patuh!

By Aditya / Published on Monday, 08 Oct 2012

PSSI ISL

PSSI pimpinan Djohar Arifin Husin menegaskan bahwa semua klub peserta kompetisi Indonesia Super League (ISL) harus mematuhi pemanggilan pemain ke Timnas Indonesia asuhan Nil Maizar. Hal itu ditegaskan oleh Manajer Timnas Indonesia PSSI, Habil Marati, yang juga mengultimatum kepada klub-klub ISL agar jangan menghalang-halangi keinginan pemain untuk membela tim Merah-Putih.

“Semestinya klub (ISL) merelakan pemain untuk bergabung timnas. Jangan sampai klub menghalang-halanginya!” tandas Habil Marati di Jakarta baru-baru ini.

Habil Marati melanjutkan, saat ini PSSI telah mengakui ISL sebagai bagian dari kompetisi resmi di Indonesia. Oleh karena itu, semua klub ISL harus tunduk pada aturan PSSI, termasuk mengenai pemanggilan pemain ke Timnas Indonesia yang wajib ditaati.

”Apalagi sekarang sudah ada keputusan bahwa ISL diakui PSSI. Untuk itu klub harus patuh pada PSSI!” tegas Habil Marati.

Habil Marati atas nama PSSI mengklaim bahwa para pemain ISL yang diundang untuk bergabung ke Timnas Indonesia asuhan Nil Maizar sebenarnya sangat ingin memenuhi panggilan tersebut, namun mereka tidak berdaya lantaran dilarang oleh klubnya.

“Mereka sebenarnya tidak keberatan membela timnas. Tapi, mereka itu tidak diizinkan oleh klub. Masalahnya ada di sini!” keluh Habil Marati.

Timnas Indonesia Bambang Pamungkas Firman Utina
Bambang Pamungkas (kanan) dan Firman Utina (tengah), Dipanggil ke Timnas Indonesia PSSI

PSSI pun berharap agar para pemain ISL segera menyatakan kesediaannya untuk bergabung dengan Timnas Indonesia PSSI yang saat ini sedang menjalani persiapan sebelum berlaga di AFF Cup 2012 yang akan dihelat di Malaysia dan Thailand pada akhir November mendatang.

Senin (8/10/2012), PSSI dijadwalkan akan memulai training centre (TC) di Jakarta untuk Timnas Indonesia di bawah asuhan Nil Maizar. Habil Marati menegaskan, PSSI tidak mau penolakan klub-klub ISL justru akan mengganggu pelaksanaan TC Timnas Indonesia.

“Kami harap mereka (klub ISL) segera konfirmasi. Kami tidak ingin gara-gara persoalan ini TC timnas menjadi terganggu. TC harus jalan terus karena sudah diprogramkan sejak lama!” harap Habil Marati.

Silang sengkarut dualisme Timnas Indonesia memang masih terjadi di Indonesia. KPSI belum membubarkan timnas bentukannya sebelum ada keputusan bahwa yang berhak mengelola Timnas Indonesia adalah Joint Committee (JC) atau Komite Gabungan, bukan PSSI pimpinan Djohar Arifin Husin.

Timnas Indonesia KPSI sendiri dilatih oleh Alfred Riedl dan telah menjalani pemusatan latiha di Batu, Malang, Jawa Timur. Tim berjuluk The Real Garuda ini bahkan sudah melakukan laga ujicoba melawan tim gabungan Arema Indonesia dan Pelita Jaya serta menghadapi Persegres Gresik United.

Selanjutnya, Timnas Indonesia bentukan KPSI yang dihuni oleh para pemain terbaik ISL tersebut akan melawat ke Australia untuk menjalani agenda latihan dan berujicoba dengan beberapa klub di sana.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda