Scroll to Top

Cara Mengobati Sakit Secara Tradisional

By Ilham Choirul / Published on Monday, 08 Oct 2012

obat tradisional

Alam sebenarnya memberikan banyak alternatif pengobatan bagi orang yang mengalami keluhan sakit. Namun, seiring dengan perkembangan produksi obat farmasi, metode pengobatan tradisional mulai ditinggalkan dan dianggap ketinggalan zaman. Memang obat alami kadang tidak seinstan obat kimia dalam menyembuhkan, namun dipercaya memiliki efek samping lebih minimal bagi tubuh.

Ada banyak jenis keluhan yang bisa disembuhkan dengan obat tradisional. Dikutip dari The Sun, berikut ini manfaat dari beberapa obat tradisional:

  • Lobak: Obat sakit gigi. Sayuran ini punya zat bernama allyl isothiocyanate yang berfungsi seperti obat bius kala diterapkan pada daerah yang diinginkan, termasuk gigi. Sehingga, rasa sakit akan berkurang
  • Jahe: Obat mual. Kandungan gingerol dan shogaols yang ada pada jahe membantu memperlancar pencernaan dan berkhasiat sebagai antimual. Jahe juga tepat diminum sebelum melakukan perjalanan jauh untuk mencegah mabuk perjalanan. Atau, Anda dapat memakan apapun yang mengandung ekstrak jahe.
  • Cuka: Obat kaki atlit. Penyakit ini disebabkan oleh ¬†jamur yang menyerang pada kaki. Cuka dipercaya dapat menghambat perkembangan bakteri dan jamur. Dengan merendam kaki di dalam cuka dan air selama 15 menit secara rutin, dapat menyembuhkan penyakit ini. Untuk menghindari penyakit kaki atlit, jaga kelembaban dan kehangatan jari kaki.
  • Kulit pisang: Obat verrucas. Verrucas adalah sejenis kulit keras, kapalan, atau kutil yang biasa menyerang pada tempat-tempat di tubuh yang sering mendapat tekanan. Kulit pisang punya lendir yang diyakini sebagai antivirus. Tempelkan potongan kulit pisang ke bagian tubuh yang kapalan.
  • Kubis: Obat nyeri sendi. Sayuran ini punya kandungan vitamin, fitonutrien, anthocyanin, dan glutamin yang cukup tinggi. Kandungan ini bermanfaat sebagai obat anti-inflamasi atau antiperadangan.
  • Bawang: Obat memar. Meski bau, menempelkan bawang yang dilumatkan bersama sedikit garam pada tempat yang memar akan membantu pemulihan. Kandungan quercetin yang ada dalam bawang berfungsi sebagai anti-inflamasi. Namun, jangan diterapkan memar yang memiliki luka terbuka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda