Scroll to Top

PSSI Ingin Batalkan Semua Kesepakatan dengan KPSI

By Aditya / Published on Tuesday, 09 Oct 2012

La Nyalla - Djohar Arifin

PSSI pimpinan Djohar Arifin Husin tampaknya sudah hilang kesabaran menghadapi sepak-terjang KPSI pimpinan La Nyalla Mattalitti. Oleh karena itu, PSSI dikabarkan ingin membatalkan semua kesepakatan dengan KPSI, termasuk hasil rapat kedua Joint Committee (JC) atau Komite Gabungan yang dicetuskan pada 20 September 2012 silam di Markas AFC, Kuala Lumpur, Malaysia.

Menurut Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husin, pihak KPSI sudah terlalu banyak melakukan pelanggaran terhadap hasil perundingan yang sebelumnya telah disepakati. Djohar Arifin Husin pun menuding bahwa La Nyalla Mattalitti dan kawan-kawan tidak berniat baik untuk menyelesaikan konflik yang selama ini terjadi.

Tidak hanya itu, PSSI pimpinan Djohar Arifin Husin juga berniat akan memperkarakan pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan KPSI ke ranah hukum dan melaporkannya kepada AFC dan FIFA, juga kepada pihak-pihak terkait lainnya seperti Kemenpora, BOPI, KONI, anggota PSSI di daerah, KOI, dan Pengprov PSSI.

“Mereka tidak menunjukan itikad baik untuk memperbaiki sepakbola Indonesia. PSSI langsung koordinasi dan melaporkan pelanggaran-pelanggaran tersebut Taskforce, AFC, dan FIFA!” ancam Djohar Arifin Husin di Jakarta, kemarin.

Salah satu bentuk pelanggaran yang dilakukan KPSI, sebut Djohar Arifin Husin, adalah tetap dipertahankannya Timnas Indonesia tandingan yang ditukangi oleh pelatih Alfred Riedl. Padahal, salah satu hasil rapat kedua Joint Committee adalah menyatukan timnas di bawah kendali PSSI.

Alih-alih membubarkan timnasnya, KPSI justru menggelar laga ujicoba antara Timnas Indonesia asuhan Alfred Riedl melawan tim gabungan Arema Indonesia dan Pelita Jaya serta Persegres Gresik United beberapa waktu lalu. Inilah yang membuat Djohar Arifin Husin semakin berang.

“MoU sudah jelas mengatakan bahwa timnas Indonesia di bawah yuridiksi PSSI sebagai federasi yang sah. Ini disetujui dalam pertemuan Joint Committee (JC) di Kuala Lumpur 20 September 2012 lalu!” tukas Djohar Arifin Husin.

Yang terbaru, Djohar Arifin Husin kembali kebakaran jenggot karena KPSI menggunakan logo PSSI pada kop surat yang mereka buat, menggunakan lambang garuda yang mirip dengan lambang garuda di Timnas Indonesia PSSI, dan ingin menggelar kongres sendiri pada November 2012 mendatang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda