Scroll to Top

Kualifikasi Piala Dunia 2014: Bermasalah dengan FA, Ashley Cole Tetap Perkuat Inggris

By Naqib Najah / Published on Wednesday, 10 Oct 2012

Cole-Dembele-Gerrard, Inggris 1-0 Belgia

Bek Chelsea, Ashley Cole patut bernapas lega. Masalahnya dengan FA perihal kicauannya di akun Twitter yang mengomentari kasus rasisme antara John Terry dan Anton Ferdinand telah dimaafkan oleh FA. Namun bukan berarti ia terbebas dari sanksi. Federasi Sepak Bola Inggris tetap memberikan hukuman untuknya, namun hal demikian tidak menganggunya untuk tampil memperkuat Inggris menghadapi di Kualifikasi Piala Dunia 2014.

Ashley Cole (31) datang meminta maaf kepada David Bernstein yang menjabat kepala FA. Cole sadar akan sikap tidak profesionalnya itu. Di mana ia mengkritisi kebijakan FA perihal kasus John Terry.

Gayung bersambut, Bernstein menerima permintaan bek kiri Chelsea itu dan menganggapnya benar-benar menyesal atas kicauannya di akun Twitter.

Sontak, kabar ini membuat Roy Hodgson bahagia.

“Kepala (FA) telah berterima kasih dan menerima permintaan maaf,” kata Hodgson.

“Saya cukup lega sebagai manajer Inggris, sekarang keadaan antara Kepala FA dan Cole telah menurun.”

Roy Hodgson menganggap Ashley Cole sosok yang sangat berkomitmen untuk negaranya. Kini ia bahagia atas penyesalan dalam diri Cole.

“Tidak seorang pun dengan pemikiran bijak bisa mempertanyakan komitmennya kepada Inggris. Penyesalannya lebih besar karena dia menyadari bahwa dia mungkin telah menempatkan posisinya dalam bahaya dan aku sangat bersyukur dia tidak melakukan itu.”

Dalam jeda Internasional Oktober ini, The Threee Lion akan bertemu dengan San Marino di Stadion Wembley (12/10/12). Empat hari setelahnya Inggris akan menghadapi Polandia di Warsawa.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda