Scroll to Top

Oknum Aremania Keroyok Tukang Tambal Ban Hingga Meninggal

By Agus Prasetyo / Published on Wednesday, 10 Oct 2012

Aremania

Kabut kelam kembali menyelimuti sepakbola Jawa Timur, khususnya kota Malang. Pasalnya baru-baru ini telah terjadi insiden pengeroyokan yang menyebabkan meninggalnya satu orang, akibat konflik panjang antara Bonekmania dan Aremania.

Namun menurut Kapolres Malang AKBP, Rinto Djatmono menegaskan bahwa kasus meninggalnya Suparman yang berprofesi sebagai tukang tambal ban tidak ada kaitan dengan elemen suporter Bonek-Aremania.

“Ini hanya perselisihan yang berujung pada perkelahian. Tidak ada polemik yang mengarah pada dua kubu suporter Bonek maupun Aremania” tegasnya Rinto Djatmono seperti yang dilansir Beritajatim.

Masih menurut Rinto, sejauh ini upaya kepolisian dalam melakukan pengamanan sudah sesuai SOP.

Kalau kemudian di luar lapangan terjadi gesekan maupun perselisihan, aturan sesuai hukum harus tetap kita tegakkan.

Sejauh ini dari hasil pemeriksaan saksi-saksi di lapangan, kejadian ini tidak bermuara pada polemik gesekan antara dua element suporter.

Pengeroyokan hingga merenggut korban jiwa dipicu adanya perselisihan selepas pelaku pulang dari stadion.

Rinto dan pihak kepolisian berjanji tetap akan mengusut tuntas kasus ini. Selain akan mencari siapa-siapa yang terlibat dalam pengeroyokan ini, pihaknya juga mencari aktor intelektual yang terlibat di dalamnya.

Pasca kejadian ini, pihaknya menghimbau suporter bola di Malang untuk menjaga ketertiban selama di dalam dan di luar lapangan.

“Kami berpesan jangan membuat kericuhan baik di dalam maupun di luar lapangan. Karena kita, bisa saja tidak memberikan ijin” tutupnya.

Tagged as:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda