Scroll to Top

PSSI Korbankan Safee Sali Untuk Memojokan KPSI?

By Agus Prasetyo / Published on Sunday, 14 Oct 2012

Safee Sali

PSSI yang merilis daftar 32 klub berstatus terhukum serta membalas surat Federasi Sepakbola Malaysia (FAM) atas keberadaan Safee Sali, ternyata menimbulkan banyak komentar. Salah satunya adalah Lalu Mara Satriawangsa, salah satu pengurus klub Pelita Jaya tempat kini Safee Sali bermain.

“Aneh, kenapa surat PSSI hanya ditujukan kepada FAM. Bukan ke seluruh negara asal pemain yang membela klub-klub ISL?” ungkap Lalu Mara (Sabtu 13/10/2012).

Lalu Mara mengganggap bahwa langkah PSSI tersebut terasa janggal. Pasalnya pemain asing ISL yang juga memperkuat timnas di negaranya bukan hanya Safee saja, ada pula Zah Rahan yang kini masuk dalam skuad Timnas Liberia.

“Kok PSSI tidak melayangkan surat ke Federasi Liberia ya? Kenapa hanya menulis surat ke FAM? Justru ini akan berakhir kepada kecurigaan dari pengurus dan publik sepakbola Malaysia. Seakan-akan PSSI punya agenda tersendiri, yakni dengan menggantung Safee agar tak bisa memperkuat timnasnya saat Piala AFF nanti” ungkap Lalu.

Tidak hanya itu, Lalu Mara juga menilai bahwa surat PSSI ke FAM itu menyalahi nota kesepahaman (MoU) yang dibuat di forum Joint Committee.

“Surat PSSI tersebut sudah menyalahi keputusan AFC tentang MOU dan JC. Surat itu akan menampar muka PSSI sendiri. Karena jelas ada dokumen yang ditandatangani di depan AFC” tegasnya.

Dan dari semua langkah yang telah dilakukan PSSI ini, Lalu Mara menaruh curiga bahwa PSSI sebenarnya hanya mengincar Pelita Jaya.

“Pelita Jaya jadi target pengurus PSSI, itu sih biasa. Pelita Jaya tak akan mundur sejengkal pun dan akan buktikan bahwa surat itu salah dan akan mempermalukan PSSI sendiri” tutup Lalu Mara.

Dengan demikian kapten sekaligus penyerang Timnas Malaysia Safee Sali, kemungkinan besar tidak bisa tampil membela negaranya di Piala AFF 2012 karena dianggap sebagai pemain yang berlaga di klub ilegal.

Ini adalah buntut dari langkah PSSI yang sebelumnya telah merilis 32 tim yang dianggap berstatus terhukum.

Mereka berasal dari ISL dan Divisi Utama yang dikelola oleh PT Liga Indonesia. Salah satu klub yang masuk dalam daftar ilegal itu adalah Pelita Jaya Karawang.

Tagged as:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda