Scroll to Top

Demi Keselamatan, Periksa Rutin Tekanan Ban Kendaraan Anda

By Ilham Choirul / Published on Wednesday, 10 Aug 2011

Anda akan mudik menggunakan kendaraan menjelang lebaran nanti? Sebaiknya, periksalah semua kondisi bagian kendaraan Anda sebelum berangkat. Jangan sampai perjalanan Anda terhambat atau mengalami hal-hal yang tidak mengenakkan, gara-gara ada bagian kendaraan yang bekerja kurang baik. Tak terkecuali, tekanan ban yang tidak memenuhi syarat.

Ada yang peduli dan ada juga yang mengacuhkan soal tekanan ban. Padahal, memeriksanya itu penting. Tekanan ban yang kurang, dapat menyebabkan ban pecah. Apalagi, saat cuaca sedang terik, potensi ban pecah menjadi lebih besar. Jika laju kendaraan sudah terasa kurang enak akibat tekanan ban berkurang, sebaiknya mampir ke tempat pengisian angin terdekat. Toh, sekarang banyak pom bensin yang menyediakan pengisian angin secara gratis.

Sama halnya kalau ban kelebihan tekanan. Ban dengan kondisi seperti ini membahayakan saat Anda memasuki tikungan. Karena, semua permukaan ban tidak sepenuhnya menempel ke aspal sehingga memiliki risiko untuk jatuh. Selain itu, ban luar bagian tengah menjadi lebih cepat halus. Memang, dengan tekanan yang berlebih bisa lebih mempercepat laju kendaraan. Tapi, lebih baik lagi jika disetel pada posisi sewajarnya yang lebih aman.

Tekanan angin yang dibutuhkan ban kendaraan Anda, pada mobil misalnya, bisa dilihat pada keterangan yang ditempel di rangka pintu mobil masing-masing. Untuk roda dengan velg berukuran14-16 inchi, standar tekanan ban sekitar 32-34 psi. Tekanan ban ini bisa Anda periksa setiap hari atau sebulan sekali. Yang penting, Anda rutin memantaunya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda