Scroll to Top

Persib Vs Jamie Coyne, Siapakah yang Benar?

By Aditya / Published on Tuesday, 16 Oct 2012

Persib Jamie Coyne

Batalnya Jamie Coyne bergabung dengan skuat Persib Bandung ternyata menyisakan polemik. Masing-masing pihak membeberkan alasan mengapa pembatalan itu bisa terjadi. Jamie Coyne menuding manajemen Persib tidak menaati klausul kontrak yang telah disepakati, sedangkan pihak tim Maung Bandung pun membela diri karena merasa sudah melakukan apa yang seharusnya ditunaikan terkait kontrak dengan bek asal Australia itu.

Jamie Coyne akhirnya ogah bergabung dengan skuat Jajang Nurjaman karena menilai manajemen Persib tidak profesional. Yang menjadi persoalan utama dalam kasus ini adalah masalah fasilitas, yakni penyediaan apartemen untuk Jamie Coyne apabila ia telah resmi menjadi bagian dari pasukan Pangeran Biru.

“Sebelumnya, saya dan agen saya sudah setuju kontrak saya akan terdiri dari gaji dan juga apartemen di Bandung. Tapi sayangnya, setelah saya mendapatkan kontrak, ternyata hanya untuk gaji. Tidak termasuk apartemen untuk tempat tinggal. Saya harus membayar apartemen sendiri,” keluh Jamie Coyne belum lama ini.

Pemain bertahan yang di Indonesia Super League (ISL) musim lalu membela Sriwijaya FC itu memang menginginkan apartemen terbaik karena ia rencananya akan memboyong keluarganya untuk tinggal di Bandung. Namun, tampaknya apa yang disediakan oleh manajemen Persib tidak sesuai dengan keinginannya.

“Saya sudah sampaikan ke manajemen, apartemen yang saya inginkan harus sebaik mungkin untuk keluarga saya tinggal. Itu sudah saya sampaikan sebelum pergi ke Bandung,” ujar bek pemilik nama asli Michael James Coyne ini.

”Manajemen sendiri memang memberikan biaya untuk apartemen, tapi hanya separuh dan saya enggak bisa membayar harga apartemen sisanya karena memang sisanya terlalu banyak,” timpalnya.

Apartemen yang disediakan oleh manajemen Persib ternyata tidak layak menurut Jamie Coyne. Oleh karena itu, ia pun membatalkan kontrak dengan tim Maung Bandung dan memilih kembali ke Australia kendati manajemen Persib sempat menahannya.

“Saya memilih untuk meninggalkan Persib dan kembali ke Australia. Sebelum saya pergi, manajemen memang meminta saya tinggal. Tapi saya tidak bisa,” tukas Jamie Coyne.

“Jadi sayang sekali, saya tidak bisa bergabung dengan Persib,” lanjutnya.

Di sisi lain, pihak Persib pun langsung membela diri. Menurut Umuh Muchtar selaku manajer Persib, pihaknya telah menyediakan apartemen senilai Rp 65 juta untuk Jamie Coyne. Umuh Muchtar membantah pernyataan Jamie Coyne dan merasa tidak pernah dikatakan sejak awal mengenai permintaan apartemen tersebut.

“Tapi dia minta apartemen seharga Rp 120 juta dan di awal dia tidak bilang soal itu. Ya bagaimana lagi, kalau seperti itu kami akan mencari penggantinya,” tandas Umuh Muchtar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda