Share

Portugal vs Irlandia Utara

Cristiano Ronaldo gagal mencetak gol dalam penampilan ke-100-nya bersama timnas Portugal dalam hasil pertandingan Portugal vs Irlandia Utara 1-1. Selecao yang bermain di bawah hujan nyaris dipermalukan oleh tim tamu. Nial McGinn menjadi pembuka skor Portugal vs Irlandia Utara. Beruntunglah ada Helder Postiga yang memastikan satu angka masih berhak diambil tuan rumah dalam kualifikasi Piala Dunia 2014 zona Eropa.

Tuan rumah jauh lebih diunggulkan dalam pertandingan Portugal vs Irlandia Utara. Apalagi Selecao bermain di Dragao setelah terluka 1-0 kala melawat ke Rusia. Bermain di depan pendukung sendiri, Cristiano Ronaldo yang tampak tak terlalu fit setelah cedera bahunya di El Clasico, berusaha memburu gol.

Secara teknis, Portugal jauh lebih banyak melepaskan tembakan. Mereka tampil lebih tajam. Namun, Roy Carrol tetap kokoh hingga setengah jam. Lini pertahanan Irlandia Utara yang dipimpin Jonny Evans-Craig Cathcart seperti bisa membendung serangan apa saja yang datang. Sebaliknya, satu counter attack maut membunuh pasukan Paulo Bento.

Nial McGinn menjadi petaka bagi tuan rumah di menit 30. Serangan balik yang dirancang Jonny Evans berlanjut dengan pergerakan Kyle Lafferty. Diumpankannya bola pada McGinn yang bebas, dan takluklah Rui Patricio. Gol yang membuat para fans Irlandia Utara di Stadion Dragao bersorak kegirangan.

Tertinggal 0-1 di babak pertama, Portugal berusaha tampil lebih agresif setelah turun minum. Paulo Bento benar-benar memanfaatkan tiga pergantian pemain untuk mengejar skor. Sementara, Irlandia Utara yang berusaha mengamankan angka, terus bertahan dan membuat tuan rumah semakin frustrasi. Upaya terakhir Bento memasukkan Eder dan mencopot Joao Pereira di menit 74, menjadi kunci penting. Kehadirannya membuat Selecao memiliki banyak opsi di depan, dan gol penyeimbang hadir.

Menit 79, Portugal akhirnya berhasil menyamakan kedudukan. Setelah sekian lama, Helder Postiga yang membelakangi gawang lawan, menerima umpan dari Nani. Tembakan Postiga sambil berbalik arah sukses menghunjam ke gawang Carroll seklaigus memompa asa.

Namun, hingga peluit panjang dibunyikan, skor akhir tetap 1-1. Antiklimaks untuk penampilan ke-100 CR7 untuk negaranya. Di sisi sebaliknya, Irlandia Utara membuktikan bahwa mereka bukan tim yang layak dipandang sebelah mata.

Portugal (4-2-3-1): Rui Patrício; João Pereira (Éder ’74), Pepe, Bruno Alves, Miguel Lopes (Ruben Amorim ’46); Miguel Veloso, Rúben Micael; João Moutinho, Nani, Cristiano Ronaldo; Hélder Postiga

Pelatih: Paulo Bento

Irlandia Utara (4-5-1): R. Carroll; A. Hughes , J. Evans, C. Cathcart, R. McGivern; C. Baird, S. Davis, N. McGinn, C. Evans, O. Norwood; K. Lafferty

Pelatih: Michael O’Neill