Scroll to Top

Persib Minta PSSI Hargai Klub ISL

By Aditya / Published on Thursday, 18 Oct 2012

Timnas Indonesia KPSI

Persib meminta kepada PSSI agar menghargai klub Indonesia Super League (ISL) terkait dengan pemanggilan pemain ke Timnas Indonesia asuhan Nil Maizar yang akan diterjunkan ke AFF Cup 2012 pada akhir November 2012 mendatang di Malaysia dan Thailand. Menurut manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, PSSI tidak pernah mengirimkan surat resmi ke pihak klub mengenai pemanggilan pemain ke timnas.

Sebagai institusi resmi yang menaungi persepakbolaan di Indonesia, seharusnya PSSI berlaku tertib, menaati mekanisme serta aturan yang berlaku, dan menjunjung tinggi etika dengan tidak berlaku seenaknya sendiri.

Apabila PSSI menginginkan pemain dari klub untuk memperkuat timnas, maka sudah sewajarnya jika PSSI memohon baik-baik kepada klub yang bersangkutan, termasuk dengan melalui surat permohonan resmi, bukan hanya lewat telepon, seperti yang terjadi pada pemanggilan pemain Persib Bandung.

Umuh Muchtar sendiri menegaskan bahwa Persib bersedia melepas para pemain yang dipanggil oleh PSSI ke Timnas Indonesia, namun semua ada aturannya. Bahkan, kabar yang sebelumnya beredar menyebutkan bahwa PSSI hanya menghubungi para pemain tersebut secara personal, bukan melalui klub yang menaungi mereka.

“Kami siap melepas pemain ke timnas. Tapi, PSSI harus memanggilnya secara resmi melalui surat,” tandas Umuh Muchtar di Jakarta, Rabu (17/10/2012).

Terdapat tiga pemain Persib yang dipanggil PSSI untuk bergabung dengan skuat asuhan Nil Maizar di timnas. Ketiga pemain itu adalah rekrutan baru Persib, yakni Firman Utina, M. Ridwan, dan I Made Wirawan. Namun, hingga kini ketiganya justru masih bergabung dengan Timnas Indonesia bentukan KPSI yang ditukangi oleh Alfred Riedl.

Di lain pihak, PSSI membantah jika pemanggilan pemain ke Timnas Indonesia tidak melalui mekanisme yang benar. Sekjen PSSI, Halim Mahfudz, menyatakan bahwa pihaknya sudah mengirimkan surat resmi ke klub. Bahkan, Halim Mahfudz mengaku masih menyimpan file surat tersebut.

“Kami sudah mengirimi surat pemanggilan ke klub mereka. Jika klub mereka merasa belum menerima, ya itu hak mereka. Yang pasti kami ada file-nya,” tandas Halim Mahfudz.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda