Scroll to Top

Video Pepe dan Perseteruan Barcelona vs Real Madrid

By Fitra Firdaus / Published on Friday, 19 Oct 2012

Video Pepe dan Perseteruan Barcelona vs Real Madrid

Ramainya kabar burung seputar video ‘kenakalan’ Pepe, mengantar kita yang terlena dengan pertandingan internasional dalam lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2014, kembali berfokus pada Liga Spanyol. Tepatnya pada Real Madrid dan Barcelona. Kubu Madrid, diwakili Iker Casillas, menganggap, jika video ini ada, sikap merekam video macam tersebut sama sekali bukan gaya Barcelona. Sementara, Andres Iniesta, memegang teguh keyakinan bahwa pihaknya tak pernah menonton video semacam itu. Faktanya, seperti diulas Mundo Deportivo, video tentang ‘kenakalan’ pemain Real Madrid memang ada. Namun, bukan untuk disebarluaskan.

“Saya tak menduga Barca akan membuat video semacam itu (kekerasan Pepe). Wajar saja jika sebuah tim membuat video untuk menganalisis gaya permainan lawan. Tapi, video Pepe, bukanlah gaya Barcelona (yang biasa),” demikian ucap Iker Casillas menanggapi isu adanya video aksi kasar Pepe pada pemain Barca.

Awalnya, isu ini muncul dari program ‘El club de la mitjanit’ Catalunya Radio. Mereka menyebut Barca mengumpulkan rekaman seputar aksi brutal Pepe kepada pemain Barca —terutama Lionel Messi— pada El Clasico yang terjadi pada musim 2010-11. Kala itu, kedua tim bertemu empat kali dalam dua pekan.

Begitu isu ini menyeruak, dengan titel Pepegate, media pun mengupas. Setelah Iker Casillas angkat bicara, giliran Andres Iniesta yang membantah. Ia mengaku, tak pernah menonton video kekasaran Pepe semacam itu.

Fakta sebenarnya, memang ada rekaman aksi kasar. Tidak hanya Pepe, tetapi juga para pemain Real Madrid lain seperti Alvaro Arbeloa, Ricardo Carvalho, Xabi Alonso, Sami Khedira, dan Marcelo. Dan, rekaman ini memang ditujukan untuk konsumsi pribadi, bukan umum. Jangan berburuk sangka terlebih dahulu.

Video ini diperlihatkan pada pagi menjelang duel semifinal Liga Champions 2010-11. Pep Guardiola dikenal sebagai seorang motivator handal. Dan ia membutuhkan agar para pemainnya bersemangat menghadapi Real Madrid di Santiago Bernabeu.

Dalam video tersebut terlihat beberapa aksi ‘buruk’ pemain Madrid yang ‘menginjak, menarik kaus, beradu fisik ketika bola tidak ada, dan protes kepada wasit’. Dengan tampilan ini, diharapkan para pemain Barca dapat lebih percaya diri; dan menghindarkan diri dari permainan ‘nakal’ kubu El Real.
Dan, efektivitas menonton video ini terbukti. Para pemain Barca dapat menaklukkan Madrid 0-2 di semifinal Liga Champions musim tersebut.

Simpulan Mundo Deportivo, video tentang kasarnya pemain Madrid, memang ada. Namun, video tersebut digunakan untuk konsumsi pribadi pasukan Barca, plus digunakan untuk memotivasi pemain. Tak lebih. Dan,  faktanya tak seburuk seperti anggapan kebanyakan orang seputar video tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda