Scroll to Top

Liga Inggris: Beda Pendapat Soal Pemakaian Kaus Anti Rasisme

By Wan Faizal / Published on Friday, 19 Oct 2012

West Ham United

Akhir pekan ini, Liga Inggris akan kembali bergulir setelah libur karena adanya pertandingan internasional. Dan pada akhir pekan ini pula, para pemain akan mengenakan kaus “Kick It Out” yang bertujuan untuk mengenyahkan rasisme yang marak akhir-akhir ini di dunia sepakbola. Ada yang menyetujui ide tersebut, namun sayangnya ada juga yang menolaknya.

Manajer Aston Villa, Paul Lambert, menyatakan anak asuhnya akan mengenakan kaus tersebut saat pemanasan jelang laga melawan Fulham di Craven Cottage, Sabtu (20/10/2012).

“Tentu saja iya. Anak-anak akan mengenakan kaus itu nanti. Tak ada tempat bagi rasisme, baik di sepakbola maupun di kehidupan sehari-hari. Itu adalah sesuatu yang memuakkan,” tegas Lambert.

“Kita harus melakukan sesuatu untuk mengusir hal-hal seperti itu. Karena tak ada pentingnya terus membicarakan masalah itu.”

Dukungan yang sama juga diberikan oleh para pemain West Ham United. Dalam satu sesi latihan, mereka sengaja berfoto untuk memberikan dukungan agar para pemain lain mau memakai kaus “Kick It Out” nantinya.

Namun sayangnya, Jason Roberts yang merupakan pemain berkulit hitam di Reading justru menolak mengenakan kaus itu. Roberts mengaku bahwa ia kecewa dengan kinerja organisasi yang sebelumnya diharapkan bisa mengatasi masalah itu.

Jason Roberts

Banyaknya kasus rasisme dalam setahun terakhir seperti kasus John Terry-Anton Ferdinand, Luis Suarez-Patrice Evra, dan yang terakhir dialami Danny Rose di Serbia sudah membuat Roberts muak.

“Setelah apa yang terjadi dalam setahun belakangan ini, saya memutuskan tidak akan memakai kaus tersebut. Saya pikir orang-orang telah kecewa dengan program ‘Lets Kick Racism Out of Football’. Mereka merasa program itu gagal,” ujar Roberts.

Pernyataan Roberts tersebut sampai memancing Sir Alex Ferguson untuk memberikan komentarnya. Manajer Manchester United itu menyatakan sama sekali tak sependapat dengan Roberts.

“Saya tidak setuju dengan Jason. Saya pikir ia telah membuat penilaian yang salah. Semua kini harus bersatu, dan salah satu caranya adalah dengan menggunakan kaus itu nanti.”

“Saya tidak tahu apa yang dimaksud Jason. Saya juga tidak tahu apakah ia mengeluarkan pernyataan itu dengan dasar yang berbeda. Tapi seharusnya ia mendukung para pemain lain yang ingin mengusir rasisme dari sepakbola.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda