Scroll to Top

Alan Pardew Yang Sudah Lama Mencintai Newcastle

By Wan Faizal / Published on Saturday, 20 Oct 2012

Alan Pardew

Semasa menjadi pebola, Alan Pardew memang tak pernah bermain bagi Newcastle United. Ia pun baru berada di klub tersebut sejak akhir 2010 lalu sebagai manajer. Namun uniknya Pardew sudah lama merasa ia akan berjodoh dengan klub berjuluk The Magpies tersebut.

Pardew merasakan hal tersebut saat ia masih aktif sebagai pemain. Suatu ketika saat timnya bertandang ke St. James Park, Pardew menyempatkan diri untuk mengunjungi salah satu klub malam di sana, Tuxedo Princess, setelah bertanding.

Tak dinyana, awal rasa cinta Pardew pada Newcastle bermula ketika ia berada di klub malam yang terkenal karena bertempat di dua kapal ferry tersebut.

“Saya ingat ketika bermain di Newcastle dan mengunjungi Tuxedo Princess pada satu malam. Disitu saya mendapat gambaran tentang bagaimana kota ini beserta penduduknya. Masyarakat disini sangat menggilai sepakbola,” buka manajer berusia 51 tahun itu.

“Kebanyakan fans Newcastle adalah kelas pekerja. Bahkan fans yang berpangkat tinggi disini juga berlatar belakang pekerja. Saya menyukai itu semua karena sepakbola adalah permainan yang mengutamakan kerja keras.”

“Beberapa klub tak memiliki fans seperti itu. Kamu tak bisa membandingkan fans kami dengan fans Arsenal, sebagai contohnya, karena memang sangat berbeda. Begitu juga dengan fans Chelsea atau Spurs, mereka tidak seperti fans Newcastle.”

Tuxedo Princess

Pardew juga menyebut fans lah yang menjadi pembeda dalam setiap pertandingan yang dilakoni Newcastle. Termasuk pertandingan bertajuk Tyne-Wear Derby kontra Sunderland yang akan berlangsung hari Minggu esok.

“Itulah kenapa pertandingan nanti akan berbeda. Dua tim dengan fans yang berstatus kelas pekerja akan datang bersama dan saling mendukung tim masing-masing. Itu adalah sesuatu yang brilian dan akan menciptakan atmosfer pertandingan yang gila.”

Sayangnya, sejak resmi melatih Demba Ba dkk, Pardew sudah tak bisa berkunjung lagi ke Tuxedo Princess yang telah “pergi” sejak 2007 silam.

“Saya selalu tersenyum ketika mengingat malam itu. Malam yang sangat menyenangkan di Newcastle. Bisa datang kesini lagi dan menjadi manajer adalah keinginan yang menjadi nyata,” tutup manajer bernama lengkap Alan Dave Pardew itu.

Rasa cinta Pardew dipastikan semakin besar setelah ia sepakat untuk menandatangani kontrak mewah berdurasi delapan musim bersama Newcastle pada bulan lalu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda