Scroll to Top

Sunderland vs Newcastle: Selalu Diwarnai Hujan Kartu

By Wan Faizal / Published on Sunday, 21 Oct 2012

Lee Cattermole

Mendengar ada pertandingan seperti Sunderland vs Newcastle United, mungkin hanya sedikit orang yang tertarik menontonnya. Tapi jangan salah, layaknya partai derby lain, pertandingan bertajuk Tyne-Wear Derby tersebut selalu berlangsung seru. Hal itu masih ditambah dengan hujan kartu yang selalu mewarnai pertemuan keduanya, termasuk dalam lima laga terakhir.

Ya, partai Sunderland vs Newcastle tak ubahnya pertandingan derby lain di Eropa seperti pertemuan Manchester United vs Manchester City, Liverpool vs Everton, Arsenal vs Tottenham Hotspur, AC Milan vs Inter Milan, AS Roma vs Lazio, ataupun partai Derby Ruhr antara Borussia Dortmund vs Schalke 04 yang selalu menghadirkan ketegangan.

Dalam lima pertemuan terakhir, wasit selalu dibuat sibuk oleh para pemain Sunderland dan Newcastle. Total dalam lima pertandingan tersebut, ada 33 kartu kuning dan empat kartu merah, dimana tiga diantaranya merupakan kartu merah langsung.

Pertandingan yang paling keras terjadi di pertemuan terakhir antara kedua klub di musim lalu. Total ada delapan kartu kuning dan dua kartu merah bagi dua punggawa Sunderland, Stephane Sessegnon dan Lee Cattermole.

Simpson-McClean

Anomali terjadi di pertemuan keduanya pada 16 Januari 2011. Saat itu wasit hanya mengeluarkan dua kartu kuning bagi Joey Barton dan Kieran Richardson.

Permainan keras memang selalu ditunjukkan para pemain kedua kubu mengingat pentingnya meraih kemenangan di sebuah partai derby. Tidak hanya soal tiga angka, namun juga menyangkut harga diri. Panasnya Tyne-Wear Derby sampai membuat beberapa pemain Newcastle geleng-geleng kepala.

“Saya pernah merasakan Derby Milan, namun atmosfernya masih kalah dengan Tyne-Wear Derby. Disini ada rivalitas lebih. Semua orang selalu membicarakan pertandingan ini. Jadi kami harus fokus meraih kemenangan,” ujar Davide Santon, eks pemain Inter Milan.

“Ini adalah pertandingan terbesar Newcastle musim ini. Sepekan ini ketika saya pergi ke kota, orang-orang hanya membicarakan pertandingan ini. Atmosfernya sangat luar biasa, tak seperti di pertandingan lain,” timpal Hatem Ben Arfa.

Sejak pertama kali digelar pada 1883, telah terjadi 143 kali pertandingan Tyne-Wear Derby. Dari jumlah itu, Newcastle lebih dominan dengan memetik 53 kemenangan berbanding 45 milik Sunderland. Sementara 45 laga lainnya berakhir imbang.

Berikut adalah “peraih” kartu dalam lima laga terakhir Tyne-Wear Derby:

  • 01-02-2009 – Newcastle 1-1 Sunderland: Kartu kuning (Nicky Butt, Damien Duff / Phil Bardsley, Djibril Cisse, Kieran Richardson, George McCartney, Anton Ferdinand)
  • 31-10-2010 – Newcastle 5-1 Sunderland: Kartu kuning (Cheick Tiote, Andy Carroll, Danny Simpson / Steed Malbranque, Nedum Onuoha, Phil Bardsley, Lee Cattermole, Michael Turner, John Mensah). Kartu merah (Titus Bramble)
  • 16-01-2011 – Sunderland 1-1 Newcastle: Kartu kuning (Kieran Richardson / Joey Barton)
  • 20-08-2011: Sunderland 0-1 Newcastle: Kartu kuning (Wes Brown, Lee Cattermole, Phil Bardsley, Phil Bardsley / Yohan Cabaye, Ryan Taylor, Joey Barton). Kartu merah (Phil Bardsley)
  • 04-03-2012: Newcastle 1-1 Sunderland: Kartu kuning (Yohan Cabaye, Danny Simpson, Demba Ba, Mike Williamson, Cheick Tiote / Lee Cattermole, James McClean, Craig Gardner). Kartu merah (Stephane Sessegnon, Lee Cattermole)

Well, punya prediksi berapa kartu yang akan keluar di pertandingan malam nanti?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda