Scroll to Top

Mengapa Fitur Hangout Google Plus Belum Banyak Digunakan?

By Aisyah Indarsari / Published on Thursday, 11 Aug 2011

Salah satu fitur Google+ yang belum bisa diikuti oleh seluruh pesaing dalam dunia jejaring sosial adalah Hangout. Yaitu komunikasi via video chat yang bisa dilakukan oleh lebih dari 1 orang sekaligus. Satu-satunya yang paling mendekati adalah fitur video chat yang dimiliki Facebook.

Akan tetapi, ada indikasi bahwa fitur ini belum banyak digunakan oleh Plusser, sebutan bagi para pengguna Google+. Berdasarkan riset yang dirilis dari InsideGPlus, berikut adalah sederetan alasan mengapa mereka masih enggan memanfaatkan fitur ini:

  • Koneksi internet yang terbatas

Kecuali Anda bukan orang kebanyakan, bisa dibayangkan mayoritas pengguna internet di Indonesia memiliki koneksi internet/bandwidth yang kecil atau terbatas. Untuk melakukan video chat dengan kapasitas yang begitu besar, window Anda pasti tiap kali hanya akan menampilkan pesan error nya.

  • Kurang nyamannya ber video chatting

Sisi positif bervideo chatting adalah Anda bisa menampilkan diri Anda apa adanya. Dan mau tidak mau, begitulah Anda akan tampak. Akan tetapi, kebanyakan orang merasa kurang begitu nyaman jika harus chatting dengan video. Entah karena secara penampilan mereka tidak siap, atau mereka canggung jika harus berbicara dengan disorot kamera. Lain halnya dengan chatting yang cukup dengan mengetik, Anda bisa lebih bisa bebas berekspresi tanpa harus merasa canggung atau malu meskipun Anda sedang mengenakan pakaian tidur Anda saja.

  • Introvert vs ekstrovert

Bagaimanapun juga, karakteristik orang-orang berbeda-beda satu dengan lainnya. Ada sebagian orang yang ekstrovert, mudah bergaul dan talkative. Namun ada juga yang introvert, sering berperan hanya sebagai pengamat. Jadi, walaupun pada grup Hangout Anda berisi 9 orang sekaligus, akan ada 1 atau 2 orang yang hanya diam dan memperhatikan saja. Atau  malah sebaliknya, bisa dibayangkan kan kalau ke 9 orang tersebut berbicara semua?

  • Tidak ada teman untuk Hangout

Jujur saja, penulis sendiri akan merasa nyaman jika bervideo chatting dengan keluarga dan orang-orang yang sudah dikenal. Dan saat ini keluarga dan orang-orang yang penulis kenal dalam Circle hanya 1 orang. Dan kamipun jarang online juga. Bagaimana mau melakukan Hangout kalau begitu?

Intinya, video chatting dengan banyak  orang sekaligus masih merupakan hal yang baru bagi sebagian orang di seluruh dunia. Kecuali Anda sudah sering bervideo conference untuk keperluan kantor, atau mungkin orang-orang penting di bidang politik yang sering melakukannya dan disiarkan di televisi, bagi sebagian besar pengguna yang baru mencoba mendalami platform baru milik Google ini pasti masih merasa enggan untuk memanfaatkannya.

Apakah Anda sudah pernah memanfaatkan Hangout Google+? Silahkan berbagi pengalaman dengan kami.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda