Scroll to Top

PSSI Adukan KPSI, AFC: Abaikan Saja!

By Aditya / Published on Sunday, 21 Oct 2012

Djohar Arifin La Nyalla

Harapan PSSI pimpinan Djohar Arifin Husin agar AFC mengambil tindakan tegas terhadap KPSI pimpinan La Nyalla Mattalitti tampanya bertepuk sebelah tangan. AFC selaku otoritas sepakbola Asia bahkan meminta kepada PSSI untuk mengabaikan berbagai tindakan pelanggaran yang telah dilakukan oleh KPSI. Sebelumnya, PSSI memang telah mengadukan KPSI kepada AFC karena sejumlah pelanggaran tersebut.

AFC menginstruksikan kepada PSSI supaya tetap fokus saja untuk menjalankan hasil kesepakatan yang telah dijalin sebelumnya, yakni MoU maupun hasil rapat kedua Joint Committee (JC) atau Komite Gabungan di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 20 September 2012 silam.

Hal itu diungkapkan oleh Sekjen PSSI, Halim Mahfudz, yang mengatakan bahwa AFC telah meminta kepada PSSI agar mengabaikan saja tindakan pelanggaran yang telah dilakukan oleh KPSI.

“AFC meminta agar PSSI mengabaikan pelanggaran (yang dilakukan oleh KPSI). Ini agar proses penyatuan sesuai MoU bisa tetap berjalan,” ujar Halim Mahfudz di Jakarta belum lama ini.

Menurut PSSI, KPSI telah melakukan beberapa pelanggaran yang tidak menghormati sejumlah kesepakatan yang telah ditandatangani oleh kedua belah pihak. Beberapa pelanggaran yang telah dilakukan oleh KPSI seperti yang dimaksudkan oleh PSSI itu antara lain: KPSI memasang kop surat dengan logo PSSI, KPSI tetap menggelar laga ujicoba Timnas Indonesia tandingan asuhan Alfred Riedl.

KPSI memakai kop dengan logo PSSI dalam surat undangan untuk mengikuti Kongres Luar Biasa pada akhir tahun nanti. Sedangkan mengenai timnas, KPSI belum membubarkan timnas tandingan, dan bahkan malah menggelar laga ujicoba melawan Arema Pelita dan Persegres Gresik United kendati AFC telah menunjuk PSSI untuk mengelola timnas.

Hingga saat ini, kedua kubu masih saja terus berseteru kendati beberapa upaya perdamaian sudah dilakukan. Dualisme kepengurusan masih saja ada, begitu pula dengan dualisme timnas. Entah akan dibawa ke mana persepakbolaan Indonesia jika kondisinya terus begini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda