Scroll to Top

MotoGP Sepang Malaysia: Ajang Unjuk Gigi Pembalap Tuan Rumah

By Rheza Fadhlillah / Published on Sunday, 21 Oct 2012

Zulfahmi Khairuddin Malaysia 2012

Gelaran MotoGP Sepang Malaysia musim 2012 ini menjadi ajang pembuktian kualitas pembalap-pembalap tuan rumah melalui penampilan gemilang dua pembalap asal negeri jiran tersebut di kelas feeder MotoGP.

Zulfahmi Khairuddin dan Hafizh Syahrin sukes memukau lebih dari 70.000 penonton yang menyaksikan secara langsung rangkaian lomba akhir pekan di Sirkuit Sepang kebanggaan rakyat Malaysia.

Khairuddin yang berlaga di kelas Moto3 bersama tim Air Asia KTM Sic Ajo musim ini sukses finis di posisi kedua setelah sebelumnya berhasil meraih posisi pole pada sesi kualifikasi. Ia finis dibelakang Sandro Cortese dengan selisih waktu tipis 0.028 detik.

Pembalap yang baru saja menginjak usia 21 tahun tersebut nyaris saja menjuarai MotoGP Sepang Malaysia musim ini apabila ia mampu menahan Cortese agar tidak melewatinya di tikungan terakhir.

Meski gagal, hasil yang dicapai Khairuddin merupakan yang terbaik sepanjang karirnya sejak berlaga di kelas 125 cc hingga berubah menjadi Moto3 tahun ini.

Cerita lainnya datang dari Hafizh Syahrin dari tim Petronas Raceline Malaysia di kelas Moto2. Pembalap wild card berusia 18 tahun asal selangor tersebut sempat menguasai sesi latihan bebas kedua.

Hafizh Syahrin Malaysia 2012

Ia gagal melanjutkan penampilan impresifnya pada sesi kualifikasi setelah hanya mampu berada di posisi ke-27.  Akan tetapi iya mampu membayar kesalahannya tersebut pada sesi lomba melalui hasil finis ke-4.

Syahrin bahkan sempat memimpin jalannya lomba selama beberapa putaran sebelum kemudian di ambil alih oleh Aleix de Angelis disusul kemudian Anthony West dan Gino Rea.

Meski hanya pembalap wild card, performa yang ditampilkan Syahrin tidak bisa dianggap remeh. Ia mampu bersaing dengan pembalap yang lebih berpengalaman dari dirinya seperti de Angelis atau bahkan pimpinan klasemen Marc Marquez.

Aksi memukau yang diperlihatkan Khairuddin dan Syahrin membuat penonton yang memenuhi grandstand Sirkuit Sepang bersorak. Itulah luapan rasa bangga publik Malaysia menyaksikan pembalap nasionalnya bersaing di kancah dunia.

Untuk Indonesia, ada baiknya penampilan dua pembalap berbakat Malaysia tersebut dijadikan sebagai motor pembangkit semangat agar Indonesia bisa mendapat prestasi yang sama seperti mereka atau bahkan lebih baik lagi nantinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda