Scroll to Top

Real Madrid: Formasi Bek Darurat Akan Dipertahankan di Liga Champion

By Fitra Firdaus / Published on Monday, 22 Oct 2012

Real Madrid Formasi Bek Darurat Akan Dipertahankan di Liga Champion

Meski memakai formasi pertahanan darurat, Real Madrid tetap mampu tak terbobol dalam pertandingan terakhir mereka kala melawan Celta Vigo yang berakhir dengan skor 2-0. Kuartet Sergio Ramos-Raphael Varane-Pepe-Michael Essien, kemungkinan akan tetap dipertahankan dalam duel Liga Champions melawan Borussia Dortmund pertengahan pekan ini. Mampukah mereka tetap menjaga gawang Iker Casillas agar tetap tak perawan?

Badai cedera tengah menghempas Real Madrid. Tak tanggung-tanggung, tiga full back mereka cedera dalam waktu yang relatif panjang: Marcelo, Fabio Coentrao, dan Alvaro Arbeloa. Dalam kondisi semacam ini, Jose Mourinho tetap sukses memasang formasi darurat. Sergio Ramos digeser ke kanan, dan Michael Essien menjadi bek kiri. Faktanya, gawang Madrid aman dari gol saat menjamu Celta Vigo (2-0).

Dengan stok pemain bertahan yang terbatas, bukan tidak mungkin The Special One akan memasang formasi serupa saat melawan Borussia Dortmund. Tim yang menurut Mou satu tipe dengan Real Madrid. Untuk Ramos, tidak ada masalah kala ia berada di sektor kanan. Toh ia juga pernah menjalani peran yang sama sepanjang karier.

Di bek tengah, duet Pepe-Raphael Varane, cukup menjanjikan. Meskipun lini depan Celta Vigo dalam pertandingan terakhir tak terlalu mengancam, setidaknya ini adalah pilihan yang tepat.

Yang paling kontroversial tentu posisi Michael Essien di bek kiri. Ia mendapatkan pujian dari Aitor Karanka, asisten manajer Madrid. Essien sepanjang laga melawan Celta, terbukti kokoh di belakang, dan sukses membantu serangan.

Ada satu momen ketika kedudukan masih 1-0, umpan silang terukur Essien, ditanduk Cristiano Ronaldo. Ketidakberuntungan semata yang membuat peluang emas ini gagal berbuah gol. Pada titik lain, menjelang akhir laga, ketika Celta tak puas dengan skor, Essien terlihat kedodoran. Namun, pengalamannya masih memungkinkan untuk membuat pemain Ghana dipilih sebagai starter di Liga Champions. Kalaupun Mourinho ingin beralih, sudah ada Nacho yang melambaikan tangan siap sedia.

Percobaan pertama dari formasi bek darurat, terbukti sukses. Perjuangan kedua, melawan Dortmund yang memiliki Marco Reus, telah menanti. Apakah Real Madrid akan tetap tak berbobol dengan formasi daruratnya? Atau kali ini Dortmund siap mengancam?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda