Scroll to Top

Real Madrid dan Kutukan Melawan Tim Bundes Liga Jerman

By Fitra Firdaus / Published on Tuesday, 23 Oct 2012

Real Madrid dan Kutukan Melawan Tim Bundes Liga Jerman

Real Madrid akan melanjutkan petualangan mereka mencari gelar Liga Champions ke-10 pada Kamis, 25 Oktober 2012 mendatang. Masalahnya, mereka akan melawat ke Signal Iduna Park, markas Borussia Dortmund. Dalam 12 tahun terakhir, Madrid tak pernah menang di kandang tim Bundes Liga Jerman. Klub-klub Liga Jerman, mana pun, senantiasa menjadi momok menakutkan bagi El Real. 23 kali bertandang, cuma sebiji kemenangan yang didapatkan.

Berangkat ke markas Borussia Dortmund, bagi pasukan Jose Mourinho, adalah berangkat ke tanah misterius. Ya, Jerman adalah musuh terbesar bagi Madrid. Klub-klub Bundesliga seperti terbiasa membuat repot Los Blancos dalam setiap pertempuran. Kekalahan adalah hal lumrah, dan kemenangan adalah sesuatu yang sangat langka.

27 September 2000, Bayer Leverkusen menjamu Real Madrid di BayArena. Los Merengues sukses menaklukkan tuan rumah lewat dua gol Roberto Carlos dan satu dari Guti. Itu menjadi kemenangan terakhir Madrid di tanah Jerman, hingga saat ini.

Ya, entah siapa pun, asal dari Bundesliga, seperti siap memberikan ketakutan yang nyata bagi Madrid. Terutama Bayern Muenchen, yang bahkan pada musim lalu, sukses menjegal pasukan Jose Mourinho melangkah ke partai final.

Madrid tak hanya berpotensi kalah ketika melawan tim Bundesliga di kandang mereka. Tetapi juga dibantai. Mereka sudah merasakan hal ini tiga kali. Pertama, ketika dijungkalkan Hamburg dengan skor 5-1 di European Cup (nama lama Liga Champions musim 1979/80). Kemudian, ketika digebuk oleh Kaiserslautern 4-0 di Piala UEFA 1981/1982. Dan, yang berikutnya, giliran Borussia Moenchengladbach yang membekap mereka dengan skor 5-1 di Piala UEFA 1985/1986.

Khusus Borussia Dortmund, lawan Real Madrid pada Kamis mendatang, mereka bisa dikatakan sebagai klub Bundesliga ‘terlemah’ bagi Los Blancos. Dua pertandingan berlalu di kandang Dortmund, Madrid selalu berhasil memetik satu angka. Pertama, dalam skor 0-0 pada musim 1997-98 di Liga Champions. Dan kedua, dengan skor 1-1 pada musim 2002-03 di ajang yang sama. Pada laga yang disebut terakhir, Iker Casillas kapten dan pahlawan Madrid saat ini, ikut berlaga.

Jadi, masihkan tanah Jerman akan menjadi penjagal Real Madrid? Atau kini, melawan tim yang pernah dicuri angkanya, Madrid sukses membawa pulang kemenangan?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda