Scroll to Top

Intel Menginvestasikan 300 Juta Dolar Untuk Ultrabook

By Ivan Azzam / Published on Thursday, 11 Aug 2011

Intel menginvestasikan 300 juta dolar pada program ultrabook miliknya, yang diklaim sebagai revolusi selanjutnya dari PC.

Intel, perusahaan pembuat chip prosesor terkemuka ingin mengendalikan industri elektronik dengan membuat perangkat mobile super tipis yang dikatakan kombinasi dari laptop ala MacBook Air tapi dengan performansi penuh dari PC. Tujuannya adalah membuat produk yang memiliki daya baterai tahan lama, tampilan indah, internet responsif, dan hardware yang tipis.

Maka dari itu, Intel mendesain chip yang efisien dalam hal daya. Tapi Intel juga butuh perusahaan lain yang membuat hardware untuk ultrabook tersebut, maka dari itulah dana investasinya mengalir.

Eksekutif Intel Sean Maloney mengumumkan produk barunya tersebut pada Juni. Dan berita ini menegaskan kabar investasi Intel. Dana investasinya mengalir ke pembuatan hardware dan software dimana berfokus bagaimana pengguna berinteraksi dengan Ultrabook, contohnya termasuk fitur sensor dan antarmuka sentuhan. Intel berencana menginvestasikan uang tersebut selama tiga tahun hingga empat tahun ke depan. Tentunya strategi Intel ini adalah langkah Intel memperluas pasar.

Intel sebenarnya pemain baru di bidang mobile semacam ini, dimana termasuk smartphone dan tablet dan tentunya ultra-portable PC seperti Ultrabook. Intel menargetkan mikroprosesor Atom miliknya ada di produk smartphone dan tablet pada 2012.

Arvind Sodhani, presiden direktur Intel Capital, anak perusahaan Intel yang melakukan investasi tersebut, mengatakan bahwa ultrabook nantinya akan menjadi bagian penting dari industri komputer dan segera menjadi perangkat yang harus dimiliki.

Saat masuk ke pasar nanti, Intel akan memakai mikroprosesor Core generasi kedua miliknya ke ultrabook tersebut dan tersedia di pasar di musim dingin ini.

Salah satu partisipan program Ultrabook ini adalah Lenovo, salah satu perusahaan pabrikan komputer yang besar.

Intel juga akan meluncurkan mikroprosesor barunya dengan nama Ivy Bridge di pertengahan 2012. Dan 2013, Intel meluncurkan Haswell, generasi penerus dari mikroprosesor tersebut untuk ultrabook. Pemakaian daya dari prosesor tersebut diklaim hanya setengahnya dari pemakaian daya prosesor yang ada saat ini. (via Venturebeat)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda